BINTUNI, papua.newsline.id – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni yang di Wakilkan Asisten III, Yohanis Manobi melakukan panen padi bersama petani Waraitama di Distrik Manimeri. Panen di lakukan di kompleks persawahan Kampung Waraitama Distrik Manimeri Sabtu (05/03/2025) pagi.
Turut serta dalam panen padi tersebut, Kepala Dinas PPHBun Papua Barat, Agus Warbaal, Kapolres Teluk Bintuni yang di wakilkan, Komandan Kodim 1806/ Teluk Bintuni, Letkol Inf Teguh Eko Efendi, Komandan Brigif, Perwakilan dari Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, Anggota DPRK Teluk Bintuni, Pimpinan OPD Teluk Bintuni, Kepala Distrik, Kepala-Kepala Kampung, Warga Petani serta Nelayan Distrik Manimeri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Propinsi Papua Barat(PPHBun), Agus Warbaal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya Astacita Presiden Probowo menadakan bahwa kedepan sektor Pertanian akan semakin besar.
“ Pertanian ini tidak lagi menjadi bagian dari orang pertanian, tetapi menjadi perhatian Negara, bukan perhatian institusi, ke depan seperti itu, sehingga terciptalah apa yang dinamakan Ketahanan Pangan Nasional ” kata Agus.
Lebih lanjut disampaikan bahwa persoalan yang terjadi di para petani terkait dengan irigasi, pemasaran dan lainnya dapat menjadi tugas kita bersama, antara Pemerintah, dan Legislatif, untuk membantu persoalan pertanian Kabupaten Teluk Bintuni kedepan.
“ Kami berharap Pak Kadis tidak berjalan sendiri tetapi dukungan itu sangat besar, dari pihak Kodim, dari Pihak Polres, dan juga dari Bapak-bapak Dewan, mungkin suara ini akan dilanjutkan ke Pak Bupati dan Wakil Bupati” Ujar Warbaal mengakhiri sambutannya.

Sambutan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, yang di bacakan Asisten III, Yohanis Manobi, mengatakan pembangunan di bidang pertanian adalah bidang sentral dan menjadi prioritas pembangunan lima tahun mendatang, sebagaimana tercantum dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto, yaitu memantapkan sistim pertahanan Keamanan Negara, dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, enegri, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
“ Oleh karenanya pembangunan pertanian dan pangan berkelanjutan juga merupakan bagian dari cita-cita besar pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni 2025-2030” kata Bupati.
Lebih lanjut di sampaikan bahwa panen padi sawah seluas 15 Hektar yang di bagi antara lain 5 Hektar merupakan program kerja Dinas PPHBun Propinsi Papua Barat, dengan Kodam 18 Kasuari, dan 10 Hektar sisanya adalah Swadaya para petani Kampung Waraitama Distrik Manimeri bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni.
Program ini merupakan bagian dari target 100 hektare yang menjadi bagian dari program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dan Joko Lingara.
“ Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak terkait yang telah mendukung penanaman dan pengembangan tanaman padi sawah di Kabupaten Teluk Bintuni, dalam mencapai target swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.” Pungkas Bupati.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni, Abraham Inanosa, menyampaikan, selain di distrik Manimeri acara Panen ini, juga di lakukan para petani yang berada di Distrik Wamesa, Distrik Kamundan, Distrik Aranday, Distrik Fafurawar, Distrik Tuhiba, Distrik Tembuni, dan Distrik Meyado. Pada triwulan pertamai tahun 2025 Luas tanam padi di Teluk Bintuni di laporkan seluas 25 Hektar, sedangkan luas panen padi tercatat seluas 16, 5 Hektare.
“ Ada beberapa persoalan utama yang terjadi di tingkat petani yakni terkait Persoalan Irigasi, Persoalan Pemasaran Hasil Panen, dan Minimnya Perhatian pemerintah kepada petani pada beberapa tahun terakhir.” Kata Abraham.
Di Laporkan Kebutuhan Beras untuk Kabupaten Teluk Bintuni berjumlah 6.958 Ton pertahun, sementara ketersediaan padi di daerah ini masih belum mencukupi kebutuhan tersebut, sehingga beras masih di datangkan dari kabupaten lain di luar Teluk Bintuni padahal melihat potensi wilayah, Kabupaten Teluk Bintuni dapat berswasembada beras. (RD).










