Dukung Pemusnahan Miras Ilegal di Teluk Bintuni Ketua LMA Tujuh Suku, Ajak Masyarakat Jaga Kondisifitas Jelang Nataru.

Friday, 19 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tujuh Suku Teluk Bintuni, Marten Wersin menyampaikan bahwa sebagai Tokoh Masyarakat Adat Tujuh Suku Teluk Bintuni, dirinya menyambut baik dan apresiasi serta  mendukung Pelaksanaan Pemusnaan Barang Bukti berupa Minuman Keras Oleh Pemerintah Daerah dan Polres Teluk Bintuni, jumat(19/12/2025)

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tujuh Suku Teluk Bintuni, Marten Wersin menyampaikan bahwa sebagai Tokoh Masyarakat Adat Tujuh Suku Teluk Bintuni, dirinya menyambut baik dan apresiasi serta mendukung Pelaksanaan Pemusnaan Barang Bukti berupa Minuman Keras Oleh Pemerintah Daerah dan Polres Teluk Bintuni, jumat(19/12/2025)

BINTUNI, newsline.id – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tujuh Suku Teluk Bintuni, Marten Wersin menyampaikan bahwa sebagai Tokoh Masyarakat Adat Tujuh Suku Teluk Bintuni, dirinya menyambut baik dan apresiasi serta  mendukung Pelaksanaan Pemusnahan Barang Bukti berupa Minuman Keras Oleh Pemerintah Daerah dan Polres Teluk Bintuni, jumat(19/12/2025) di halaman Mapolres Teluk Bintuni.

Menurutnya tindakan ini merupakan upaya yang telah dilakukan bersama antara Lembaga Adat, Pemerintah dan Kepolisian dalam upaya memberantas peredaran Minuman Keras di Teluk Bintuni, yang menjadi Penyebab berbagai Persoalan Pelanggaran hukum, yang sangat meresahkan masyarakat.

“ Tindakan yang di ambil oleh pihak Kepolisian itu kami sangat mendukung, karena itu kepada lembaga adat, orang tua dan masyarakat tujuh suku di Bintuni ini, kita jaga  supaya keamanan sampai Natal dan Tahun baru itu dapat berjalan dengan baik, LMA akan melaporkan kepada pihak berwajib, bila kedapatan.” Kata Marten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Marten menyebutkan Keterlibatan lembaga adat tujuh suku, untuk mengingatkan kepada kepala-kepala suku, para orang tua, dan para pemuda, untuk ikut mengamankan situasi Kamtibmas pada hari-hari jelang Natal dan Tahun Baru.

“ Kami selaku Aparat Keamanan tentunya tidak pandang bulu, harapan kami dengan kegiatan pemusnahan miras kami berharap agar pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, tanpa ada gangguan yang diawali dengan minuman keras” Kata Kapolres Teluk Bintuni, AKBP. Hari Sutanto.

Hal yang senada juga disampaikan, AKBP. Hari Sutanto Kapolres Teluk Bintuni pada pemusnahan Minuman Beralkohol Ilegal hasil sitaan pada operasi Ketupat dan Operasi Mansinam 2025. Dikatakan bahwa kondisi Kabupaten Teluk Bintuni dimana permasalahan hukum banyak terjadi akibat efek dari mengkonsumsi minuman keras, olehnya itu menindaklanjuti himbauan Bupati Teluk Bintuni, dan untuk menjaga situasi Kamtibmas jelang Natal dan Tahun Baru, memberikan laporan bila mengetahui, mendengar, melihat, atau menjumpai penjualan minuman keras, masyarakat dapat menghubungi nomor pengaduan di 110..

“ Kami selaku Aparat Keamanan tentunya tidak pandang bulu, harapan kami dengan kegiatan pemusnahan miras kami berharap agar pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, tanpa ada gangguan yang diawali dengan minuman keras” Kata Kapolres.

Kapolres meminta kerjasama dari masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni untuk ikut menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Teluk Bintuni,

Ribuan Minuman Beralkohol Bermerek dan Minuman Beralkohol Lokal, Ilegal senilai Rp. 229.120.000(dua ratus dua puluh Sembilan juta seratus dua puluh ribu rupiah) yang merupakan barang bukti hasil sitaan, di musnahkan oleh Polres Teluk Bintuni. Jumat,(19/12/2025) di halaman Mapolres Teluk Bintuni.

Wakil Bupati Teluk Bintuni, turut memusnahkan Miras Ilegal Sitaan Polres Teluk Bintuni

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, Tokoh Masyarakat LMA 7 Suku Teluk Bintuni, Ketua MUI Teluk Bintuni, Forkopimda, Forkopimda, dan Tokoh Pemuda turut dalam Pemusnahan Tersebut.

Sebanyak 1060 (seribu enam puluh) botol/kaleng Beer dan minol lainnya, dan 430 liter CT atau Bobo, merupakan hasil sitaan pada Operasi Ketupat 2025, bila di rupiahkan sebesar Rp. 115.000.000,-(seratus lima belas juta rupiah). Sementara pada Operasi Bersinar 2025, Polres menyita sebanyak  259 kaleng/botol Beer dan minol lainnya, dan CT,Bobo/Balo sebanyak 809 liter, dan bila dirupiahkan sebesar Rp.114.120.000,-(seratus empat belas juta, seratus dua puluh ribu rupiah).

Pemusnahan Barang Bukti berupa Minuman Keras berbagai merek dan Miras Lokal yang tidak memiliki surat ijin dilaksanakan Berdasar pada surat Perintah Kapolres Teluk Bintuni  SP-Musnah/ 569/ XII/2025/RESNARKOBA.

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Teluk Bintuni, dr. Novita; Resiko Gangguan Pernafasan (ISPA) berikut Pencegahannya.
Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni, dari Bintuni untuk Papua.REKTOR: Kepercayaan Harus Dijaga.
Lakalantas Tikungan Nusantara 1 Terpadu, 2 dari 4 Korban alami P*tah Tulang.
Yasman Yasir; Konektifitas Wilayah Pengaruhi Harga Barang, Kita Minta Bandara Bintuni Segera di Realisasi.
Tujuh Kampung di Distrik Kaitaro Alami Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih; Roy Masyewi; “Ini sudah Kronis, warga terpaksa gunakan air Laut.”
HUT ke-71 SATLANTAS POLRI, Polres Teluk Bintuni Lakukan Berbagai Giat Pelayanan Masyarakat.
Peringatan HARHUBNAS ke-55 Tahun, Kadin; Pacu Insan DISHUB Teluk Bintuni, Bekerja Keras: Yasman Yasir; Bandara Besar Segera di Realisasi.
Kebakaran Lahan di Tisay, Kasat Samapta: Di Duga Sisa Pembakaran Sampah Warga.
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 15:31

Kabut Asap Selimuti Teluk Bintuni, dr. Novita; Resiko Gangguan Pernafasan (ISPA) berikut Pencegahannya.

Monday, 21 September 2026 - 13:49

Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni, dari Bintuni untuk Papua.REKTOR: Kepercayaan Harus Dijaga.

Sunday, 20 September 2026 - 22:02

Lakalantas Tikungan Nusantara 1 Terpadu, 2 dari 4 Korban alami P*tah Tulang.

Friday, 18 September 2026 - 22:35

Yasman Yasir; Konektifitas Wilayah Pengaruhi Harga Barang, Kita Minta Bandara Bintuni Segera di Realisasi.

Friday, 18 September 2026 - 18:44

Tujuh Kampung di Distrik Kaitaro Alami Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih; Roy Masyewi; “Ini sudah Kronis, warga terpaksa gunakan air Laut.”

Berita Terbaru