BINTUNI, newsline.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung( DPMK ), melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis(BIMTEK) Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Kampung(BAPERKAM) se Kabupaten Teluk Bintuni, yang di ikuti sekira 400san peserta anggota Baperkam. Jumat(16/01/2026)
Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari sejak 14 sampai 16 Januari 2026 bertempat di Aula St. Yohanis Kilo 2 Bintuni, dengan dua gelombang.
Acara berlangsung dengan pemaparan materi tatap muka dan diskusi, dengan Fasilitator Kemendagri bersertifikasi Umi Riantiny, dari DPMK Provinsi Papua Barat. Umi memberikan Apresiasi kepada Pemerintah Daerah Teluk Bintuni dalam hal ini dinas DPMK Kabupaten Teluk Bintuni, yang telah melakukan giat Peningkatan Kapasitas kepada semua anggota Baperkam yang berasal dari 115 kampung se kabupaten Teluk Bintuni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umi bilang sebagai lembaga yang ada di kampung anggota Baperkam merupakan perwakilan dari masyarakat kampung, Bimtek ini di maksudkan supaya setiap anggota Baperkam dapat mengetahui tugas pokok dan fungsinya sebagai baperkam sehingga dapat melaksanakannya dengan baik di kampung.
“ jadi ada sinergitas antara Baperkam dan kepala kampung sebagai pemerintahan kampung, dapat mengelola kegiatan yang ada di kampung.” Kata Umi.
Kabid Administrasi Agus Wiratno menyebutkan sebanyak 420( empat ratus dua puluh) peserta anggota Baperkam se Kabupaten Teluk Bintuni ikut dalam Bimtek Peningkatan Kapasitas tersebut. Dirinya mengharapkan agar sesudahnya kegiatan Bimtek para anggota Baperkam dapat melaksanakan tugas-tugasnya di kampung.
“ setelah mereka dapat pemahaman, dapat ilmu, bisa melaksanakan tugasnya masing-masing di masing-masing kampung, dan untuk SK yang sudah tidak berlaku lagi, kita akan kumpul data mereka untuk kita membuatkan SK mereka.” Ujar Kabid.

Sementara itu Aldrin Fr, Sekretaris Baperkam dari Kampung Waraitama SP1, Distrik Manimeri salah satu peserta Bimtek bilang kegiatan Bimtek seperti ini sebaiknya terus dilakukan, mengingat masih banyak anggota Baperkam yang belum mampu melakukan tugas dan fungsi sebagai Baperkam.
Aldrin juga meminta Pemerintah melalui Dinas terkait untuk memperhatikan anggota Baperkam yang belum dilantik, padahal tenggang waktu masa aktif Baperkam sebelumnya akan berakhir dua tahun lagi.
“ kesan saya apa yang belum saya tahu sebelumnya, saya boleh tahu hari ini, harusnya banyak kegiatan yang dapat kita lakukan di kampung, tapi karena ketidaktahuan kami, kami tidak laksanakan, tetapi ketika hari ini hadir kami bisa tahu tugas dan fungsi kami.” Kata Aldrin.
Selanjutnya Aldrin mengharapkan kedepannya kegiatan seperti ini tetap terus dikembangkan sehingga dapat menjadi ilmu bagi setiap anggota Baperkam yang baru sehingga lebih bagus lagi dalam bekerja.(*)










