Mahasiswa AMPPTAP Tolak Investasi dan Militerisasi di Tanah Papua: Demo Ricuh

Wednesday, 15 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menolak Proyek Investasi dan keberadaann militer di Tanah Papua

Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menolak Proyek Investasi dan keberadaann militer di Tanah Papua

JAYAPURA,newsline.is – Ratusan Mahasiswa  yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli  Tanah Adat Papua (AMPPTAP) berakhir ricuh, Aksi mahasiswa terlibat aksi saling lempar batu dengan aparat Kepolisian, di seputaran traffic light Abepura, Rabu (15/10/2025) siang.

Sebanyak Dua mobil dinas Polri dirusak, satu mobil PDAM Kota Jayapura dibakar serta lapak para pedagang di rusak masa.

‎Tiga orang dikabarkan terkena lemparan batu dari massa aksi, dua diantaranya merupakan anggota Polri sementara satu lainnya yakni masyarakat sipil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi demonstrasi mahasiswa (AMPPTAP) awalnya berlangsung dengan tertib sejak pagi.

Ratusan mahasiswa mulai berkumpul di beberapa titik dan berarak menduduki lingkaran Abepura Jayapura.

Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menolak Proyek Investasi dan keberadaann militer di Tanah Papua.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen,  mengungkapkan, berawal saat massa aksi memaksakan untuk melakukan long march, dimana sebelumnya sudah ada kesepakatan untuk massa berkumpul di Lingkaran atas.

‎”Sudah kami berikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, namun massa aksi tetap berkeras untuk lakukan long march yang diawali dengan menduduki pertigaan traffic light Abepura,” ungkap Kapolresta.

‎Kapolresta menyampaikan aksi anarkis mahasiswa kemudian di atasi dengan SOP kepolisian yakni dengan menembakkan gas air mata, namun massa semakin anarkis, dan melakukan pengrusakan, pelemparan batu, dan pembakaran satu mobil PDAM. dan pengrusakan dua unit mobil Polisi.

‎Lebih lanjut dikatakan bahwa, massa juga menyiapkan bom molotov dalam aksi hari ini, namun dengan sigap dan cepat bisa terdeteksi oleh anggota.

“Penyampaian aspirasi yang anarkis semua hanya sia-sia, karena merugikan banyak pihak tentunya, kedepan mari bangun komunikasi yang baik dan benar, agar semua berjalan aman, lancar dan tertib,” pungkas Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.

Berita Terkait

Jenazah Petani Man 15 Hari Baru di Evakuasi Polisi dari Kali Tumagar SP4 Bintuni
Bupati Maybrat sampaikan Dukacita Mendalam atas Gugurnya Dua Prajurit TNI di Pos Militer Kampung Sori, Distrik Aifat Maybrat
Koops TNI Papua Tembak Anggota OPM di Nabire,Keluarga Meminta Jenazahnya untuk di Makamkan Secara Layak.
Satgas Damai Cartenz 2026 Bongkar Jaringan Pembelian Senjata dan Amunisi KKB Papua.
Aksi Bersenjata KKB-OPM Meningkat, Pasca Kopitua Heluka Kabur dari Lapas Wamena.
Total 28 Orang yang Ditangkap Satgas Damai Cartenz 2026, Sembilan merupakan Jaringan KKB, jadi Tersangka.
Dua Jenazah Korban Penembakan KKB, Pilot dan Co-Pilot Pesawat Perintis Smart Air, berhasil di Evakuasi.
Polisi Olah TKP Kebakaran Ruang Kantor Kasubid Pelaporan Bapelitbangda Kab. Teluk Bintuni
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 11 May 2026 - 11:18

Jenazah Petani Man 15 Hari Baru di Evakuasi Polisi dari Kali Tumagar SP4 Bintuni

Monday, 23 March 2026 - 14:58

Bupati Maybrat sampaikan Dukacita Mendalam atas Gugurnya Dua Prajurit TNI di Pos Militer Kampung Sori, Distrik Aifat Maybrat

Monday, 23 March 2026 - 10:24

Koops TNI Papua Tembak Anggota OPM di Nabire,Keluarga Meminta Jenazahnya untuk di Makamkan Secara Layak.

Sunday, 15 March 2026 - 22:44

Satgas Damai Cartenz 2026 Bongkar Jaringan Pembelian Senjata dan Amunisi KKB Papua.

Monday, 23 February 2026 - 07:52

Aksi Bersenjata KKB-OPM Meningkat, Pasca Kopitua Heluka Kabur dari Lapas Wamena.

Berita Terbaru