BINTUNI, newsline.id – Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Teluk Bintuni, melaksanakan giat Lomba TPQ/TPA tingkat Sekolah Dasar(SD) se Distrik Bintuni dan distrik Manimeri dalam Rangka Milad ke-97.
Adapun mata Lomba yang dipertandingkan diantaranya adalah Lomba Adzan, Lomba Hafalan Surah, Lomba Praktik Sholat, dan Lomba Kaligrafi. Lomba di ikuti sebanyak lebih dari 25 Peserta santri dan santriwati yang berasal dari 9 TPQ/TPA se distrik Bintuni dan Manimeri.
Lomba berlangsung di Ponpes Hidayatulah, SP4 Distrik Manimeri Senin, (29/12/2025) sejak pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir Wakil Bupati Teluk Bintuni yang diwakili Kepala Dinas DPMK, Hari Tahir, Forkopimda, Kapolres Teluk Bintuni, diwakilkan, Dandim 1806/TB, diwakilkan, Ketua Pemuda Muslimin, Sekretaris Pemuda Muslimin, dan Angoota, Pimpinan OPD, yang diwakilkan, Para ustad, Ustadjah, orangtua dan santri/ santriwati.

Dalam sambutan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara yang dibacakan Kepala Dinas DPMK Teluk Bintuni, Haris Thahir, mengatakan bahwa kegiatan lomba TPQ/TPA ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang berkualitas.
” Tujuan utama untuk menciptakan generasi Islam yang aktif, kreatif, berilmu, dan sekaligus meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. ” kata Wabup.
Lebih lanjut wabup mengajak para pihak ikut bertanggungjawab untuk semakin memperkuat peran TPQ/TPA sebagai lembaga pendidikan agama yang dapat menjadi benteng perlindungan dan tempat pembinaan bagi anak-anak kita.

Sementara itu Ketua Pemuda Muslimin Kabupaten Teluk Bintuni, Abdulatif Efun, mengatakan kehadiran TPQ/ TPA menjadi fondasi penting dalam membina karakter dan pengetahuan agama sejak usia dini, sehingga generasi muda dapat tumbuh menjadi indifidu yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
” Terimakasih kepada Bapak Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, dan pengelola TPQ/ TPA yang telah memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan acara ini. ” Ujar Efun.
Abdulatif menutup sambutannya dengan harapan, Milad ke 97 Pemuda Muslimin Indonesia dapat terus bergerak semakin menginspirasi untuk berkarya dan menjadi agen perubahan dalam membangun masyarakat lebih baik.
Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia perlombaan, Satia Lencana Patah, dalam laporan panitia mengatakan acara ini tidak hanya sebagai wadah untuk menguji kemampuan adik-adik dalam bidang agama dan keilmuan islam, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silahturahim antar santri dan santriwati dari berbagai TPa/TPQ.

“ melalui kegiatan seperti ini, kita berharap dapat mengembangkan potensi generasi muda kita menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, serta memiliki kemampuan yang unggul dalam bidang agama.” Ujarnya.
Satia juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah, Para Ustad dan Ustadjah, Para santri/Santriwati, serta Panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan kegiatan ini, ia mengharapkan perlombaan dapat berjalan dengan sportif, mengambil hikmah dari setiap proses yang dilalui, dan jadikan sebagai momentum untuk semakain meningkatkan kecintaan kita terhadap agama islam dan ilmu pengetahuan.
Lomba di tutup di sore hari dengan penyerahan hadiah berupa piala, sertifikat, serta uang pembinaan kepada para pemenang Lomba, yang mendapatkan Juara satu, juara dua, juara tiga, harapan satu, dan harapan dua.(*)










