TELUK BINTUNI, newsline.id – Berdasarkan hasil rekapitulasi hasil lomba menerangkan Kabupaten Teluk Bintuni sebagai Juara Umum pada Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (PESPARANI) ke IV Tingkat provinsi Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni, yang berlangsung sejak tangga 06 hingga 10 Juli 2026 dengan 13 kategori mata lomba yang berpusat di gedung serbaguna GSG, Gereja St. Yohanis Bintuni, dan Aula St. Yohanis Bintuni Kabupaten Teluk Bintuni.
Kontestasi Gerejani Katolik tingkat Provinsi Papua Barat tersebut menghasilkan para juara dengan Peringkat ke 6 di raih oleh Teluk Wondama, Peringkat ke 5 di raih oleh Kabupaten Manokwari Selatan,dengan memperoleh 1 champion, Kabupaten Manokwari peringkat 4 dengan memperoleh 1 Champion, Kabupaten Kaimana peringkat ke 3 dengan memperoleh 2 Champion, Kabupaten Fak-fak medapat peringkat ke 2 dengan memperoleh 4 champion, dan Kabupaten Teluk Bintuni peringkat pertama dengan memperoleh 5 champion.
“ Selamat kepada Teluk Bintuni yang memperoleh lima champion, dan sesuai aturan LP3KD Teluk Bintuni yang keluar sebagai juara umum PESPARANI Katolik IV Papua Barat, menggantikan Manokwari di tahun 2019” Kata Prof. Dr. Roberth K.H. Hammar, Ketua Umum LP3KD Provinsi Papua Barat, pada penutupan Pesparani Katolik IV Papua Barat, di Gedung GSG Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat, (10/07/2026) Petang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan yang sama Hammar juga menyampaikan untuk PERPARAVI ke-V tahun 2029, berdasarkan Musda LP3KD Provinsi Papua Barat yang berlangsung di aula Kemenag Kabupaten Teluk Bintuni, dan keputusan Uskup Keuskupan Manokwari Sorong menetapkan Kabupaten Teluk Wondama sebagai tuan rumah.

Sementara itu Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy menyampaikan bahwa ketika Iman di padukan dengan Kasih maka perbedaan bukan menjadi penghalang melainkan menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan.
“ marilah kita pulang membawa nilai-nilai Pesparani kepada keluarga, gereja, masyarakat, dan tempat pengabdian kita masing-masing, jadikan semangat melayani, kerendahan hati,gotong royong, dan kasih sebagai irama yang terus menyatukan langka kita” kata Bupati.
“ kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi saya mengucapkan selamat, jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan talenta yang Tuhan percayakan, persiapkan diri sebaik-baiknya untuk membawa nama baik Provinsi Papua Barat pada ajang Pesparani tingkat Nasional” imbuhnya.
Ditambahkan kepada yang belum mendapatkan juara, jangan pernah berkecil hati sesungguhnya tidak ada yang kalah ketika seseorang memuji tuhan dengan hati yang tulus, kiranya momentum Pesparani Provinsi Papua Barat yang telah berlangsung dengan baik dan sukses, menjadikan Papua Barat sebagai rumah besar yang damai, harmonis, inklusif, dan semakin diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.










