Praktisi HAM Papua Theo Hegesem : Senjata Bukan Solusi Masalah Papua.

Friday, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konfrensi Pers Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) Foto: Derek Kobepa

Konfrensi Pers Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) Foto: Derek Kobepa

PANIAI, newsline.id – Theo Hegesem Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), dalam konfrensi Persnya menyatakan bahwa perang mengunakan senjata tidak akan meyelesaikan permasalah antara Papua dan Indonesia.

Menurutnya kedua belah pihak harus memilki keinginan untuk menyelesaikan konflik bersenjata tersebut, bila tidak maka konflik bersenjata di tanah Papua akan terus berjalan dan memakan korban jiwa dari masyarakat sipil warga Papua, maupun warga Non Papua termasuk juga anggota TNI/Polri dan juga anggota TPNPB -OPM” tegas Theo.

“Saya menyatakan sangat sedih dan menyesal atas kejadian pembantaian yang terjadi  terhadap 11 Warga masyarakat sipil non Papua yang dilakukan oleh TPNPB, pada tanggal 6-8 April 2025, di Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan,” jelas Theo Hesegem, Jumat (18/04/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

TPNPB-OPM secara sepihak dan dengan alasan yang kurang valid mengkalim korban yang di bunuh, adalah anggota Intelijen TNI/POLRI yang sedang menyamar menjadi pendulang dan atau mata-mata, padahal belakangan di ketahui bahwa para korban adalah benar-benar warga sipil.

“ kalau memang di duga kuat kalau mereka itu adalah anggota Intelijen TPNPB harus membuktikan dengan alat bukti yang sah, saat mereka di bunuh misalnya, ada kartu Anggota TNI atau Polri serta senjata atau pistol yang diambil dari tangan para korban.” ujar Theo

Theo mengimbau kepada warga para Petugas Guru, petugas kesehatan,  pendulang Emas liar, abang oyek, pengusaha yang ada di Daerah rawan konflik di arahkan pulang kembali ke Kota dahulu, dan memberikann kesempatan  TNI/POLRI dan TPNPB-OPM mencari solusi.

“Oleh karena itulah saya berharap kepada Presiden Prabowo Subianto segera menyelesaikan konflik bersenjata di tanah Papua, melalui kementrian Hukum dan Ham, sebagai pembela HAM di Papua, saya sangat sedih melihat  korban sedang berjatuhan begitu saja di tanah Papua,” bebernya.

Ditambahkan  masyarakat sipil tanah Papua sedang mengalami dampak dan menjadi korban kekerasan bersenjata di Papua, sementara mereka bukanlah lawan aktif terhadap konflik bersenjata tersebut.

Olehnya itu Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) menberikan beberapa  butir rekomendasi antara lain:

  1. Kami sangat mengharapkan Bapak Presiden Republik Indonesia,Prabowo Subianto menangani penyelesaian konflik bersenjata di tanah Papua.
  2. Meminta Bapak Presiden Prabowo Subianto segera menarik pasukan Non Organik dari Papua dan tidak memobilisasi pengiriman pasukan ke tanah Papua.
  3. Meminta dan sangat mengharapkan Para guru, Petugas kesehatan, pengusaha, yang berada di daerah konflik bersenjata untuk segera di pulangkan ke kota.
  4. Meminta Presiden Prabowo Subianto membuka diri untuk duduk dan berdialog dengan tokoh-tokoh politik di tanah Papua.

Penulis: Derek Kobepa/ Penyunting Teks: Redaksi

Berita Terkait

Bupati Maybrat sampaikan Dukacita Mendalam atas Gugurnya Dua Prajurit TNI di Pos Militer Kampung Sori, Distrik Aifat Maybrat
Koops TNI Papua Tembak Anggota OPM di Nabire,Keluarga Meminta Jenazahnya untuk di Makamkan Secara Layak.
Satgas Damai Cartenz 2026 Bongkar Jaringan Pembelian Senjata dan Amunisi KKB Papua.
33 Butir Tuntutan Mahasiswa IPMAMI Mimika Se Jawa-Bali kepada Bupati Mimika, Segera Tuntaskan. .
Aksi Bersenjata KKB-OPM Meningkat, Pasca Kopitua Heluka Kabur dari Lapas Wamena.
Total 28 Orang yang Ditangkap Satgas Damai Cartenz 2026, Sembilan merupakan Jaringan KKB, jadi Tersangka.
Dua Jenazah Korban Penembakan KKB, Pilot dan Co-Pilot Pesawat Perintis Smart Air, berhasil di Evakuasi.
Gereja Tidak Memihak OPM atau Kepolisian dalam Penanganan Konflik Bersenjata di Papua.
Berita ini 248 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Monday, 23 March 2026 - 10:24

Koops TNI Papua Tembak Anggota OPM di Nabire,Keluarga Meminta Jenazahnya untuk di Makamkan Secara Layak.

Sunday, 15 March 2026 - 22:44

Satgas Damai Cartenz 2026 Bongkar Jaringan Pembelian Senjata dan Amunisi KKB Papua.

Sunday, 1 March 2026 - 23:48

33 Butir Tuntutan Mahasiswa IPMAMI Mimika Se Jawa-Bali kepada Bupati Mimika, Segera Tuntaskan. .

Monday, 23 February 2026 - 07:52

Aksi Bersenjata KKB-OPM Meningkat, Pasca Kopitua Heluka Kabur dari Lapas Wamena.

Monday, 23 February 2026 - 07:02

Total 28 Orang yang Ditangkap Satgas Damai Cartenz 2026, Sembilan merupakan Jaringan KKB, jadi Tersangka.

Berita Terbaru