1202 Penderita HIV-AIDS Teluk Bintuni di dominasi Remaja dan Usia Produktif.

Thursday, 29 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Puskesmas Bintuni, Yeremia Manibuy : 1202 Penderita HIV-AIDS Teluk Bintuni di dominasi Remaja dan Usia Produktif.

Kepala Puskesmas Bintuni, Yeremia Manibuy : 1202 Penderita HIV-AIDS Teluk Bintuni di dominasi Remaja dan Usia Produktif.

BINTUNI, newsline.id – Jumlah Penderita HIV-AIDS Kabupaten Teluk Bintuni berjumlah 1202 (data terakhir pada bulan desember 2025), Jumlah Penderita yang masih hidup sebanyak 956 orang, Penderita yang sedang minum obat sebanyak 242 orang, yang tidak terkendali dan menghilang sebanyak 647 orang, sementara yang telah meninggal dunia sebanyak 171 orang.

Sementara untuk usia penderita HIV-AIDS yakni usia 1 tahun ada 2 orang, usia 1-4 tahun ada 6 orang, usia 5-9 tahun ada 3 orang, usia 10-14 tahun ada 20 orang, usia 15-19 tahun ada 149 orang, usia 20-24 tahun ada 274 orang, usia 25-29 tahun ada 270 orang, usia 30-34 tahun ada 274 orang, usia 35-39 tahun ada 106 orang, usia 40-49 tahun ada 135 orang, usia 50-59 ada 56 orang, dan usia 60-80 ada 16 orang.

“ HIV ini adalah penyakit berbahaya dan mematikan, belum ada obat penyembuhnya dan vaksin imunisasinya, sehingga pencegahanlah cara yang sangat penting. “ kata Kapus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapus Bintuni Yeremia Manibuy sebagai narasumber Sosialisasi HIV dan Infeksi Menular Seksualitas, serta Penyalahgunaan Narkotika di Yonif 673 SBA Brigif 26/ GP

Ditambahkan bahwa penyakit HIV-AIDS bukan Kutukan, Bukan Barang Halus, Bukan Guna-Guna, Bukan Suwanggi, seperti yang selalu dianggap di masyarakat tradisional, tetapi ini adalah Virus. Virus HIV-AIDS tertular melalui hubungan Seks bebas dengan pasangan sembarangan, bergantian jarum suntik Narkoba, transfusi darah, ibu menyusui anak, dan alat medis yang tidak steril.

Setelah terjangkit Virus HIV-AIDS, virus akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga Pasien akan mudah mengalami komplikasi penyakit. Virus HIV ini memiliki masa 3 sampai 6 bulan untuk dapat dideteksi di dalam darah penderitanya, dan setelah 3, 10, sampai 15 tahun penderita dapat menularkan virus HIV dengan tanpa menunjukkan tubuh pada gejala sakit.

Setelah satu sampai dua tahun kemudian, akan muncul gejala mulai dari gejala penyakit ringan, dan berat, hingga kematian.

Kapus mengingatkan Potensi risiko dengan tingkat Penularan sangat tinggi berada pada usia produktif yakni para remaja, dimana jumlah penderita pada usia ini sangatlah tinggi.

“risiko penyebaran tertinggi adalah pada usia produktif remaja.” Imbuh kapus.

Kapus mengingatkan kepada masyarakat Teluk Bintuni, untuk mencari tahu cara penularannya agar terhindar dari penyakit berbahaya HIV-AIDS yang mematikan ini, tidak boleh malu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, untuk mendapatkan obat dengan gratis, dan tindakan pendampingan lainnya kepada penderita, pencegahan lebih baik dari pada pengobatan.

Giat Sosialisasi HIV dan Penyakit Menular Seksual dilaksanakan pada pembukaan Posyando ILP Mahkota Yonif 673 SBA Brigif 26/ GP, dimana Puskesmas Bintuni menjadi Fasilitator dan Kepala Puskesmas Bintuni, Yeremia Manibuy sebagai Narasumber (*). 

Penulis : Ichal Davin

Editor : Redaksi Papua

Berita Terkait

Menata Masa Depan Kampung, Bumi Saniari Gelar Sosialisasi RPJMK 2027–2035
Rektor ITB; Bedah Buku “Manajemen Pemilu” Bagian dari Penyempurnaan Pelaksanaan Pemilu.
Bedah Buku “Manajemen Pemilu” KPU Teluk Bintuni, Perkuat Wawasan Praktisi Penyelenggara Pemilu.
Rayakan HUT WKRI ke-102 dan Pesta Pelindung, WKRI Sta. Anna Manimeri Berbagi Kasih ke Stasi Botai.
Balubun Terpilih Kembali, Nahkodai Kerukunan Keluarga Kei(K3TB) Teluk Bintuni Periode 2026-2031.
Nobar Final Argentina Vs Spanyol Polres Teluk Bintuni Siap Kawal sampai Konvoi.
Teluk Bintuni Juara Umum, PESPARANI Katolik IV Papua Barat, Bupati; Tidak ada yang Kalah.
Seribu Jemaat Lebih Hadiri Misa Pembukaan PESPARANI Katolik IV Papua Barat Kabupaten Teluk Bintuni.
Berita ini 363 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 4 August 2026 - 12:50

Menata Masa Depan Kampung, Bumi Saniari Gelar Sosialisasi RPJMK 2027–2035

Sunday, 2 August 2026 - 22:13

Rektor ITB; Bedah Buku “Manajemen Pemilu” Bagian dari Penyempurnaan Pelaksanaan Pemilu.

Sunday, 2 August 2026 - 21:28

Bedah Buku “Manajemen Pemilu” KPU Teluk Bintuni, Perkuat Wawasan Praktisi Penyelenggara Pemilu.

Monday, 27 July 2026 - 11:46

Rayakan HUT WKRI ke-102 dan Pesta Pelindung, WKRI Sta. Anna Manimeri Berbagi Kasih ke Stasi Botai.

Sunday, 19 July 2026 - 23:54

Balubun Terpilih Kembali, Nahkodai Kerukunan Keluarga Kei(K3TB) Teluk Bintuni Periode 2026-2031.

Berita Terbaru