TELUK BINTUNI, newsline.id – Sekira Seribuan orang yang terdiri dari Jemaat Katolik kabupaten Teluk Bintuni, Kontingen dari lima Kabupaten Papua Barat, Umat Kristen Protestan, Umat Muslim, Wakil Gubernur dan Forkopimda Provinsi Papua Barat, Bupati dan Forkopimda Kabupaten Teluk Bintuni turut hadir dalam Misa Pembukaan PESPARANI Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni,di Gedung GSG Teluk Bintuni, Selasa,(07/07/2026).
Misa Pembukaan di Pimpin Uskup Keuskupan Manokwari Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, yang didampingi sejumlah Imam Keuskupan Manokwari Sorong dan Imam Tamu, yang datang dari luar Papua Barat.
Dalam Homilinya Uskup Keuskupan Manokwari Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega mengatakan “ Que Bene Cantat Bis Orat” yang berarti “ Bernyayi Baik Sama dengan Berdoa Dua Kali” oleh karena itu menyanyi menjadi bagian yang amat signifikan dari kehidupan menggereja teristimewa dari perayaan liturgis dan doa-doa ofisi wajib di dalam tradisi gereja Katolik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ oleh karena itu kita berbangga hati mewarisi sesuatu yang amat sangat bermanfaat karena pada hakikatnya lagu-lagu dannyayian-nyanyian itu di persembahkan untuk pemuliaan nama Tuhan yang makin besar’ Kata Uskup.
Menyanyi dalam tradaisi Katolik dalam penghayatan iman Katolik selalu mempunyai makna yang lebih dari sekedar mendaraskan doa-doa biasa.
“ daya tari dari perayaan seperti ini memberi nilai tambah yang besar, semoga perhelatan ini memanggil cita rasa keberimanan melalui puji-pujian, lagu, seni suara, dan nyayian-nyayian” Imbuhnya.
Bapak uskup Keuskupan Manokwari Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega memberikan apresaiasi baik untuk keterlibatan semua orang, lintas agama, dimana seorang muslim bapak Joko Lingara, yang juga sebagai wakil Bupati Teluk Bintuni, menjadi Ketua Panitia dan bekerja mensukseskan Pesparani Katolik IV Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni.










