BINTUNI, newsline.id – Praka Amin Nurohman gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB)/TPNPB Kodap IV Sorong Raya pimpinan Demi Moss di Kampung Moyeba Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (11/10/2025).
Kejadian sekitar pukul 13:30 WIT, saat anggota TNI Satgas Yonif 410/Alugoro, sedang melaksanakan tugas Sosial/ non tempur dengan bersama warga masyarakat memperbaiki jembatan di Kampung Moyeba.
Tiba-tiba sekelompok KKB-TPNPB menyerangan dan melakukan penembakan yang mengenai Praka Amin Nurohman, sehingga Praka Amin Nurohman jatuh tersungkur gugur di tempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baku tembak pun terjadi antara TNI dan KKB, sekitar kurang lebih satu jam.

Jenazah Praka Amin kemudian dapat di evakuasi pada sore harinya, setelah suasana dapat di kendalikan oleh pihak TNI, Jenazah Praka Amin di bawa ke RSUD Teluk Bintuni dan diberangkatkan ke Manokwari, selanjutnya ke Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen Jawa Tengah,
Upacara pelepasan dilakukan pihak Kodim 1806/TB, dipimpin Komandan Kodim 1806/TB( Letkol Inf. Teguh Eko Efendi) di Makodim sebelum di berangkatkan ke Manokwari. Minggu, (12/10/2025).
Praka Amin Nurohman prajurit TNI berusia 27 tahun, merupakan anggota Yonif 403/WP Yogyakarta, Jenazahnya akan dimakamkan di pemakaman Wangsakara Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen pada Selasa (14/10/2025) sekira pukul 09.00TNI

Praka Amin di tugaskan di Satgas Yonif 410/Alugoro, Praka Amin merupakan Sniper Tingkat Menengah yang membawa senapan semi-otomatis DMR.
Dilaporkan KKB/TPNPB berhasil membawa lari senapan milik Praka Amin dan sejumlah amunisi.










