TELUK BINTUNI, newsline.id — Salah Satu Prioritas Utama Pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni di Tahun 2026 adalah peningkatan kwalitas Sumber Daya Manusia melaluai Sektor Pendidikan, hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dalam sambutannya pada Peringatan HUT ke 23 Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa,(09/06/2026).
Dikatakan bahwa dalam satu tahun terakhir, Pemerintah Daerah terus mendorong berbagai Program Strategis untuk memperluas akses dan meningkatkan kwalitas layanan Pendidikan melalui Pengalokasian APBD melalui Skema Bantuan Operasional Pendidikan, dari jenjang PAUD, hingga SMA, dan Pendidikan Kesetaraan, dengan Nilai lebih dari Rp. 38 Miliar.( tiga puluh delapan miliar rupiah).
Selain itu ada pula Bansos Pendidikan dan Program Indonesia Emas bagi mahasiswa asal Teluk Bintuni yang sedang menempuh Pendidikan Tinggi di seluruh kota studi di Indonesia hingga ke luar negeri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni meyakini bahwa Investasi terbaik yang dapat di wariskan dari generasi ke generasi adalah investasi pada Pendidikan bagi generasi muda.” Kata Bupati Anisto.
Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa tercatat pada tahun 2025-2026 terdapat 231 satuan pendidikan dari jenjang PAUD, SMP, hingga SMA/SMK, yang melayani 21.838 ribu peserta didik di seluruh wilayah termasuk daerh terpencil dan pesisir. Disamping itu tersedia lebih dari 1.200.000 Ruang Kelas, 96 Perpustakaan,90 laboratorium, serta 340 unit rumah guru. Sementara itu ada 1.800.000 guru dan tenaga kependidikan yang melayani Pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni.
“ Ke Depan Pemerintah Daerah akan terus memprioritaskan peningkatan kwalitas, pemerataan kapasitas, dan kesejahteraan tenaga pendidik guna mewujudkan pendidikan yang semakin berkwalitas dan berkeadilan” ujarnya,
Diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga memperoleh dukungan terhadap pembangunan dan penyelenggaran sekolah melalui program Revitalisasi dan Program hasil terbaik cepat, dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sebesar Rp. 20.723.834.329.(Dua Puluh Miliar Lebih.










