TELUK BINTUNI, newsline.id – Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Golkar Dapil Papua Barat, drg. Alfons Manibui turut hadir dan bersama Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Joko Lingara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Sabarofek, Kapolres Teluk Bintuni, AKBP. Marully Rachmat Azwar, beserta unsur FORKOPIMDA Kabupaten Teluk Bintuni, melakukan penekanan tombol sirene, tanda dimulainya pekerjaan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Babo Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat. Rabu,(05/08/2026).
Acara di awali dengan penyambutan rombongan Forkopimda Kabupaten Teluk Bintuni, Forum OPD Kabupaten Teluk Bintuni, di atas jembatan apung jetty Babo, selanjutnya rombongan disambut dengan tarian adat, pengalungan bunga serta noken, menuju ke lokasi acara.
Seremonial Ground Breaking Jembatan Babo kemudian di mulai dengan ritual adat penyembelihan kurban seekor sapi, dan pelepasan koin yang dilakukan oleh lima perwakilan pemerintah daerah diantaranya Bapak Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy Bapak Wakil Bupati, Joko Lingara, Komandan Detasemen Intelijen(Dandenintel) Kodaerah XIV Sorong (Komando Daerah Angkatan Laut XIV) Kolonel Laut(S) Imam Danu Pranoto, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Janry Saslakory, dan Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Teluk Bintuni, Jonatir Nadeak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya drg. Alfons Manibui mengatakan dirinya merasakan semangat yang luar biasa dan terharu atas dimulainnya pekerjaan pembangunan jembatan Babo di Distrik Babo, yang merupakan sarana penting yang telah menjadi dambaan masyarakat babo sejak lama.
“ akhirnya..ya, akhirnya kita mampu untuk menghadirkan infrastruktur yang cukup bagus yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Babo” ungkap mantan bupati Kabupaten Teluk Bintuni dua periode 2005-2010, 2010-2015.

Dikatakan lebih lanjut dengan potensi dan letak yang strategis maka Babo punya ruang dan punya peluang untuk bisa berkembang jauh lebih baik terutama dalam aspek ekonomi.
Alfons mengharapkan perhatian dari perusahaan migas yang beroperasi di Kabupaten Teluk Bintuni untuk turut memberikan perhatian pada masyarakat Babo dalam peningkatan taraf hidup menjadi lebih baik, sebagai dampak dari investasi pertambangan dan industry migas.
“ Potensi yang paling memungkinkan untuk dikembangkan adalah sektor jasa, jadi bagaimana menggerakkan Babo ini yang kemudian sektor jasanya berkembang, tentu hal ini bisa terjadi kalau kawan-kawan mitra ini punya hati juga ya..punya semangat yang sama, kalau tidak, ya.. susah” Ungkapnya.
“ Jadi tolong teman-teman dari Tangguh(LNG) ya..bantu pemerintah daerah untuk juga berfikir, bagaimana supaya, Babo ini menjadi lebih baik” pungkas drg. Alfons Manibui, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Golkar Dapil Papua Barat.










