TELUK BINTUNI, newsline.id – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menerima penyerahan Piala Bergilir PESPARANI dari Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Papua Barat, Prof. Roberth KH. Hammar, Jumat,(04/07/2026).
Piala Bergilir Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (PESPARANI) akan kembali di perebutkan dalam Iven rohani Pesparani Katolik IV tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni, 06-10 Juli 2026. Piala yang terbuat dari kuningan dengan model salib dengan corpus tesebut telah berusia tujuh tahun dengan berat sekira tujuh kilo gram.
“ dimanapun Piala bergilir ini nanti, ya..itu tergantung kesiapan masing-masing Tim, tapi lebih dari itu bagaimana kita memuji dan nyayikan lagu secara baik pada ibadah, misa, di geraja maupun di lingkungan itu jauh lebih penting” Kata Hammar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy usai menerima Piala bergilir tersebut menyampaikan Pemrintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama LP3KD Kabupaten Teluk Bintuni, siap menjadi tuan rumah yang baik dan bekerja mensukseskan pelaksanaan Pesparani Katolik IV Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni.

“ Semoga Tuhan memberkati, dan Pesta Pesparani ini dapat berjalan lancar dan membawa manfat bagi kita semua, Terimakasaih” Ujar Yohanis Manibuy.
Piala bergilir Pesparani telah diperlombakan sejak Pesparani pertama di Kabupaten Manokwari pada tahun 2019, dan Kabupaten Manokwari meraih juara umum pada Pesparani I (Pertama), sehingga Piala Bergilir tersebut tersimpan di Kabupaten Manokwari.
Pada Pesparani II tahun 2020, iven rohani yang rencana akan dilaksanakan di Kabupaten Kota Sorong tetapi tidak terlaksana karena masih terkendala pandemic Covid-19, dan tidak ada anggaran, sehingga dilakukan sistim hybrid dengan rekaman. Pada tahun 2021 Pesparani III dilakukan kembali dengan sistim hybrid.
Piala Bergilir Pesparani Katolik sempat mengalami pecah kaca karena lemparan batu, ketika terjadi aksi demo di kantor Bupati Kabupaten Manokwari.
Kini Piala tersebut berada di Kabupaten Teluk Bintuni untuk diperlombakan kembali di Iven Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat.










