Bupati Teluk Bintuni, Terima Piala Bergilir PESPARANI dari Ketua umum LP3KD Provinsi Papua Barat.

Sunday, 5 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK BINTUNI, newsline.id – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menerima penyerahan Piala Bergilir PESPARANI dari Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Papua Barat, Prof. Roberth KH. Hammar, Jumat,(04/07/2026).

Piala Bergilir Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (PESPARANI) akan kembali di perebutkan  dalam Iven rohani Pesparani Katolik IV tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni, 06-10 Juli 2026. Piala yang terbuat dari kuningan dengan model salib dengan corpus tesebut telah berusia tujuh tahun dengan berat sekira tujuh kilo gram.

“ dimanapun Piala bergilir ini nanti, ya..itu tergantung kesiapan masing-masing Tim, tapi lebih dari itu bagaimana kita memuji dan nyayikan lagu secara baik pada ibadah, misa, di geraja maupun di lingkungan itu jauh lebih penting” Kata Hammar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy usai menerima Piala bergilir tersebut menyampaikan Pemrintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama LP3KD Kabupaten Teluk Bintuni, siap menjadi tuan rumah yang baik dan bekerja mensukseskan pelaksanaan Pesparani Katolik IV Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni.

“ Semoga Tuhan memberkati, dan Pesta Pesparani ini dapat berjalan lancar dan membawa manfat bagi kita semua, Terimakasaih” Ujar Yohanis Manibuy.

Piala bergilir Pesparani telah diperlombakan sejak Pesparani pertama di Kabupaten Manokwari pada tahun 2019, dan Kabupaten Manokwari meraih juara umum pada Pesparani I (Pertama), sehingga Piala Bergilir tersebut tersimpan di Kabupaten Manokwari.

Pada Pesparani II tahun 2020, iven rohani yang rencana akan dilaksanakan di Kabupaten Kota Sorong tetapi tidak terlaksana karena masih terkendala pandemic Covid-19, dan tidak ada anggaran, sehingga dilakukan sistim hybrid dengan rekaman.  Pada tahun 2021 Pesparani III dilakukan kembali dengan sistim hybrid.

Piala Bergilir Pesparani Katolik sempat mengalami pecah kaca karena lemparan batu, ketika terjadi aksi demo di kantor Bupati Kabupaten Manokwari.

Kini Piala tersebut berada di Kabupaten Teluk Bintuni untuk diperlombakan kembali di Iven Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat.

Berita Terkait

Yasman Yasir; Konektifitas Wilayah Pengaruhi Harga Barang, Kita Minta Bandara Bintuni Segera di Realisasi.
Tujuh Kampung di Distrik Kaitaro Alami Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih; Roy Masyewi; “Ini sudah Kronis, warga terpaksa gunakan air Laut.”
HUT ke-71 SATLANTAS POLRI, Polres Teluk Bintuni Lakukan Berbagai Giat Pelayanan Masyarakat.
Peringatan HARHUBNAS ke-55 Tahun, Kadin; Pacu Insan DISHUB Teluk Bintuni, Bekerja Keras: Yasman Yasir; Bandara Besar Segera di Realisasi.
Kebakaran Lahan di Tisay, Kasat Samapta: Di Duga Sisa Pembakaran Sampah Warga.
437 Mahasiswa Baru Unimutu Angkatan Kedua, Siap Jalani Masa Ta’aruf; Bupati Buka dengan Resmi.
Kajati Papua Barat Kunjungi Kejari Bintuni, Perkuat Sinergi dan Kinerja Penegakan Hukum
Kepala Rutan Kelas IIB Bintuni Resmi Berganti, Bupati; Semangat Baru, Tugas, dan Pelayanan Lebih Baik
Berita ini 181 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 22:35

Yasman Yasir; Konektifitas Wilayah Pengaruhi Harga Barang, Kita Minta Bandara Bintuni Segera di Realisasi.

Friday, 18 September 2026 - 18:44

Tujuh Kampung di Distrik Kaitaro Alami Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih; Roy Masyewi; “Ini sudah Kronis, warga terpaksa gunakan air Laut.”

Friday, 18 September 2026 - 09:19

HUT ke-71 SATLANTAS POLRI, Polres Teluk Bintuni Lakukan Berbagai Giat Pelayanan Masyarakat.

Thursday, 17 September 2026 - 23:52

Peringatan HARHUBNAS ke-55 Tahun, Kadin; Pacu Insan DISHUB Teluk Bintuni, Bekerja Keras: Yasman Yasir; Bandara Besar Segera di Realisasi.

Thursday, 17 September 2026 - 18:10

Kebakaran Lahan di Tisay, Kasat Samapta: Di Duga Sisa Pembakaran Sampah Warga.

Berita Terbaru