Festival Rajut Noken Kabupaten Teluk Bintuni: Yayasan Phapeda

Saturday, 16 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mama-mama dan Perempuan Papua tampak mengikuti Festival Rajut Noken Yayasan Phapeda Teluk Bintuni, Sabtu, 16 Agustus 2025

Mama-mama dan Perempuan Papua tampak mengikuti Festival Rajut Noken Yayasan Phapeda Teluk Bintuni, Sabtu, 16 Agustus 2025

BINTUNI, newsline.id – Meriahkan HUT NKRI ke 80, Yayasan Phapeda (Pemerhati Perempuan dan Anak) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar Acara Festival Rajut Noken. Sabtu, (16/08/2025) Pagi.

Festival di ikuti 77 Peserta mama-mama dan remaja putri Papua dan suku Lainnya, yang berasalah dari Kabupaten Teluk Bintuni.

Festival Rajut Noken dengan Tema: ” Rajut Noken Bintuni:  Warisan Perempuan Untuk Indonesia SERASI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta telah mulai lomba merajut Noken sejak jam 08 Pagi dan peserta di Fasilitasi Benang, Jarum Rajut, dan Gunting oleh penyelengara. Hasil Rajutan kemudian di nilai oleh para pengunjung yang hadir dalam Festival rajut Noken.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanes Manibuy, Wakil Bupati, Joko Lingara beserta Forkopimda Teluk Bintuni yang melakukan tour ke display Noken para peserta, seraya mengambil dan mengenakan Noken.

Bupati memberikan Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Phapeda yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan Festival Rajut Noken di Kabupaten Teluk Bintuni, serta kepada peserta Rajut Noken yang telah berpartisipasi aktif dalam karya dan kreatifitas, serta kebersamaan.

Bupati dan wakil Bupati Teluk Bintuni serta Fokopinda mengunjungi Display Noken dan membeli Hasil Noken Peserta Festival

“ Kelestarian  Noken sangat berarti untuk menjaga identitas dan jati diri kita sebagai orang Papua, “ kata Bupati.

Disampaikan lebih lanjut bahwa ditengah perkembangan jaman dan derasnya arus globalisasi, budaya local menjadi benteng dan kekuatan, melestarikan noken sama artinya dengan merawat akar budaya sekaligus menanamkann rasa cinta tanah air di hati generasi muda.

Sementara itu Ketua Yayasan Phapeda Cristine Mustamu mengatakan bahwa Festival Rajut Noken bukan hanya sebagai kegiatan melestarikan Budaya tetapi juga menjadi sarana mengeratkan persaudaraan kita semua. Cristin juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, serta semua Forkopimda dan Pejabat daerah, dan semua yang telah mendukung dan mensukseskan Festival Rajut Noken Yayasan Phapeda Kabupaten Teluk Bintuni.

Festival di akhiri dengan acara lelang Noken hasil rajutan dari para peserta Festival, yang di ikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta para Pengunjung Festival lainnya. ( Ichal )

 

Berita Terkait

Turnamen Biliard Dandim Cup 2026, Resmi di Mulai, Perebutkan Total Hadiah Rp.425 Juta.
Resmi Dilantik, Pengurus PWI Teluk Bintuni 2026-2029, Bupati Anisto: Jurnalistik Profesional.
Rapat Pesparani IV Provinsi Papua Barat, Ketua Umum Joko Lingara: Harus Sukses.
Bupati Anisto Resmi Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemda Teluk Bintuni Hari Ini.
Yohanis Manibuy Hadiri Raker Bupati se-Provinsi Papua Barat: Sejumlah Prioritas Pembanguan disampaikan, termasuk PI 10% Genting Oil
Renungan Ibadah Jumat Agung 2026, Gereja St. Yohanis Bintuni: Susu di Balas Tuba
Jelang Kick-Off Sebyar Cup 2026, Kosepa Harap Tim Segera Kembalikan Formulir.
Jemaat GKI Via Dolorosa Bintuni Teguhkan Puluhan Anggota Sidi Baru
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 31 May 2026 - 19:15

Turnamen Biliard Dandim Cup 2026, Resmi di Mulai, Perebutkan Total Hadiah Rp.425 Juta.

Wednesday, 20 May 2026 - 19:15

Resmi Dilantik, Pengurus PWI Teluk Bintuni 2026-2029, Bupati Anisto: Jurnalistik Profesional.

Tuesday, 12 May 2026 - 08:19

Rapat Pesparani IV Provinsi Papua Barat, Ketua Umum Joko Lingara: Harus Sukses.

Friday, 17 April 2026 - 20:02

Bupati Anisto Resmi Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemda Teluk Bintuni Hari Ini.

Friday, 3 April 2026 - 19:20

Renungan Ibadah Jumat Agung 2026, Gereja St. Yohanis Bintuni: Susu di Balas Tuba

Berita Terbaru