TELUK BINTUNI, newsline.id – Gedung Baru Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Bintuni yang berada di Distrik Manimeri, Resmi di gunakan.
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara mewakili Bupati, hadir dan meresmikan gedung kantor baru tersebut Kamis(24/04/2025) Pagi.
Seremonial peresmian di lakukan dengan Penandatanganan Prasasti Peresmian dan Pengguntingan Pita yang dilakukan oleh Wakil Bupati, Joko Lingara beserta Kakanwil BPN Papua Barat, John Wiclif Aufa, di damping Kepala Kantor Pertanahan Teluk Bintuni, Fokopimdan dan di sambut tepuk tangan meriah tamu undangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai Penguntingan Pita Peresmian dan Foto Bersama Wakil Bupati, Kakanwil Pertanahan Provinsi Papua Barat, dan Forkopimda serta para tamu undangan melakukan yel-yel dengan Slogan “BPN Bintuni Jaya”, dan di lanjutkan dengan peninjauan gedung Kantor Pertanahan Bintuni yang Baru.
Turut hadir diantaranya Kepala Kantor Pertanahan se Papua Barat, Sekda Teluk Bintuni Frans Awak, Ketua DPRD Teluk Bintuni, Romilus Tatuta, Forkopimda Teluk Bintuni, Unsur Polres Teluk Bintuni, Unsur Kodim 1806/Teluk Bintuni, Pimpinan OPD, Pimpinan Perbankan Teluk Bintuni, Ketua LMA Tujuh Suku, Maten Wersin, Ketua DAP Daerah III (Doberay) Teluk Bintuni, Yan Viktor Kamisopa, serta tamu undangan.
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Papua Barat, John Wiclif Aufa mengatakan bahwa Pembangunan Kantor Pertanahan teluk bintuni, dikerjakan sesuai petunjuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional, bahwa Kantor Pertanahan Teluk Bintuni di bangun sesuai dengan model yang di sampaikan kementerian, dan juga menyesuaikan dengan kearifan adat setempat dengan terdapat tujuh tiang di depan pintu masik kantor yang mendakan tujuh suku yang mendiami Teluk Bintuni.
Disampaikan lebih lanjut kantor BPN masih membutuhkan pegawai yang berasal dari anak-anak asli Papua, yang mengerti dan tahu permasalah di daerah sendiri. Menurut Kakanwil harus ada anak-anak asli Papua dari daerah untuk bekerja juga di kantor BPN setempat.
“ harusnya orang asli disini juga, ada. Di kantor ini, supaya mereka dapat menjelaskan kepada sudara-saudara sendiri dan ke pemerintah, ini permasalahan di sini paling banyak” Ujar Kakanwil.
Olehnya itu Kakanwil mengharapkan peran pemerintah daerah bersama dengan DPRK Teluk Bintuni untuk mengusulkan kepada pusat untuk menambah pegawai di lingkup Kantor Pertanahan Teluk Bintuni yang beasal dari Orang asli Papua.

Sambutan Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati Joko Lingara mengatakan,Tanah merupakan salah satu aset yang harus di kelola secara aman tanpa adanya persengketaan. Sertifikat tanah menjadi dasar bukti kepemilikan tanah yang sah, serta memberi kepastian hak kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum. Olehnya Bupati menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran ATR/BPN Kabupaten Teluk Bintuni atas kerjasama yang baik dengan Pemerintah.
“ Besar harapan kami dengan kehadiran gedung kantor yang representative ini, akan turut meningkatkan kinerja yang baik untuk menghasilkan dokumen-dokumen agrarian yang mendukung program pembangunan serta berdampak langsung bagi masyarakat khususnya di sektor pemukiman, infrastruktur dan investasi” Kata Bupati.
Lebih lanjut di tambahkan kantor ATR/BPN Teluk Bintuni selanjutnya dapat menjadi Pusat Layanan Pertanahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dapat memberikan kepastian hokum atas aset tanah, serta mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomo di Teluk Bintuni.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Pertanahan Teluk Bintuni, Bambang Sabta Nugraha saat melaporkan bahwa keberadaan Kantor Pertanahan di Teluk Bintuni telah memberikan kontribusi penting terutama dalam urusan sertifikat tanah dan Pajak BPHTB ( Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang di kakakannya meningkat dari tahun ke tahun.
“ Terimakasih kepada Pemerintah Daerah Teluk Bintuni atas bantuanya mulai dari tanah, dan peralatan, satu yang masih ada pak, halaman kami masih rawa-rawa pak, jadi kami mohon pak wakil, tidak bosan-bosannya membantu kami BPN Bintuni” pinta Kakan BPN Teluk Bintuni menutup laporannya. (Ichal).










