BINTUNI, newsline.id – Komunitas Musik Big Noken Teluk Bintuni menyelenggarakan Edukasi dan Malam Hiburan Rakyat Teluk Bintuni, dalam rangka merayakan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, di Taman Bintuni Bangkit Kompleks Tanah Merah, Jumat, (18/10/2025)
Acara edukasi di lakukan dengan pemutaran video pendek yang berjudul ” Sehatkah Jiwa ku” di ikuti Penampilan Drama, Puisi, dari Anak dan Remaja, Artis Lokal Ocha Sentuf, dan DJ Sammy Manggorap, dan Penyampaian Materi dari Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, dan Tokoh Agama.
Dalam video tersebut di jelaskan bahwa kesehatan jiwa adalah kondisi seseorang yang dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga ia dapat menyadari kemampuan sendiri mengatasi tekanan, bekerja secara produktif, dan berperan dalam komunitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia pelaksana Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dan Malam Hiburan Rakyat Komunitas Musik Big Noken Ny. Verawati Manibuy mengatakan kegiatan ini merupakan momen edukasi kepada semua masyarakat Teluk Bintuni untuk menjawab berbagai permasalahan terkait Kesehatan Jiwa di Kabupaten ini.
” Kegiatan ini ditujukan kepada anak, remaja, dan ibu-ibu yang mengalami kekerasan fisik dan mental di dalam rumah tangga, memberikan edukasi dan hiburan kepada masyarakat Teluk Bintuni ” Ujarnya.
Ketua Panitia juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah turut memberikan Suport dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Sementara itu dalam sambutannya Bupati Teluk Bintuni mengatakan kegiatan ini sangat positif dan mengandung makna yang sangat berarti bagi upaya edukasi kepada masyarakat Teluk Bintuni untuk memperhatikan mental anak- anak di dalam lingkungan rumah tangga.
” Terkait Mental/ Jiwa maka kita harus Sehat, itu penting, untuk itu kita harus rajin berolahraga, harus makan yang bergizi, dan bermanfaat di lingkungan sekitar kita” Kata Bupati.
Dikatakan lebih lanjut kita semua harus dapat memberikan edukasi terbaik bila di lingkungan kita ditemukan perlakuan yang kurang baik yang berdampak pada kesehatan jiwa atau mental orang di sekitar kita seperti anak-anak penghisap lem aibon.
Meski dilaksanakan tidak bertepatan di hari Kesehatan Jiwa Sedunia ( 10 Oktober) namun tidak mengurangi makna dan tujuan mulia dari edukasi Kesehatan Jiwa untuk masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni.










