Ini Fakta Olah TKP dan Rekonstruksi, Hilangnya Iptu Tomi Samuel Marbun.

Thursday, 1 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Papua Barat gelar Konfrensi Pers dalam rangka Operasi AB Moskona 2025 dan Operasi SAR Polda Papua Barat 2025 bertempat di Aula Polres Teluk Bintuni

Polda Papua Barat gelar Konfrensi Pers dalam rangka Operasi AB Moskona 2025 dan Operasi SAR Polda Papua Barat 2025 bertempat di Aula Polres Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, newsline.id – Polda Papua Barat mengelar Konfrensi Pers dalam rangka Operasi AB Moskona 2025 dan Operasi SAR Polda Papua Barat 2025, Misi Pengamanan Kegiatan Pencarian dan Pertolongan Iptu Samuel Marbun di Wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, bertempat di Aula Polres Teluk Bintuni, Kamis (01/05/2025) Pagi.

Hadir dalam Konfrensi Pers tersebut,  Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy beserta Pimpinan OPD Kabupaten Teluk Bintuni, Keluarga Korban Tomi Marbun, yaitu istri dan orang tua, Jajaran Polda Papua Barat, Jajaran Polres Teluk Bintuni, serta para wartawan di Teluk Bintuni.

Kapolda Papua Barat,  Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir selaku koordinator Misi SAR memberikan laporan terkait kegiatan Operasi AB Moskona dan Operasi SAR Polda 2025, diantaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil olah TKP dan rekontruksi di dapatkan fakta yang tidak di ragukan bahwa :

  • Ada Fakta kejadian penyeberangan yang dilakukan dengan berenang (di sungai), dan jumlah yang berenang  ada 9 termasuk 1 warga sipil.
  • Yang sampai di seberang (sungai) ada 8 orang, yakni 2 orang personil Polres, 2 Personil Brimob Kompi 3 Bintuni, dan 3 personil Yonif 763/SBA, tambah 1 warga sipil, dan 1 orang yang tidak berhasil berenang sampai di sebelah (sungai) adalah  Iptu Tomi Samuel Marbun.
  • Iptu Tomi Marbun benar mengalami kecelakaan dalam penugasan yakni terseret Arus Sungai ketika berenang tanpa mengunakan tali.

Sementara untuk Pencarian, Fakta yang dihadapi di lapangan adalah:

  • Arus sungai yang sangat deras.
  • Merupakan daerah Zona Merah yang rawan gangguan.
  • Tantangan Topografi Alam dan Cuaca.
  • Vegetasi Liar dan Spesies Predator seperti Buaya dan Tawon Hutan.
  • Beberapa Perlengkapann dan Peralatan utama tidak bisa di operasikan secara full.
  • Tidak ada kepastian titik penyelaman dengan lebar sungai kurang lebih 192 meter.
  • Upaya Pencarian dan Identifikasi Keberadaan dan Keadaan Iptu Tomi Marbun akhirnya Belum di Temukan.

Dalam Rekontruksi di TKP di katakan ada peran penganti untuk personil Yonif 763/SBA, sementara untuk Personil yang terlibat dalam Operasi bersama Tomi Marbun, seluruhnya terlibat dalam rekontruksi tersebut.

“ kami Polda Papua Barat si…ap, untuk hadir kembali di rapat dengar pendapat(RDP) dengan Komisi III DPR RI, untuk mempertangungjawabkan secara transparan dan akuntabel apa yang sudah kami lakukan, dari aspek profesionalitas, teknis, yuridis formil, dan integritas ” tegas Kapolda.

“ sekali lagi saya minta maaf, sebagai pribadi, sebagai pimpinan Polda Papua Barat, dalam pencarian ini kami belum berhasil memenuhi harapan keluarga, kami telah berupaya, tetapi Tuhan masih berkata lain, semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati kita semua” ujarnya.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir selaku koordinator Misi SAR memberikan laporan terkait kegiatan Operasi AB Moskona dan Operasi SAR Polda 2025

Selanjutnya Kapolda Papua Barat selaku koordinator Misi SAR dengan Resmi menyatakan bahwa Misi Pencarian dan Penyelamatan Iptu Tomi Marbun dinyatakan di hentikan. Status keadaan Iptu Tomi Samuel Marbun akan di nyatakan kembali, setelah terhitung satu tahun sejak awal pencarian hilangnya.

Di ketahui bahwa Pencarian terhadap hilangnya Iptu Tomi Marbun telah dilakukan dalam tiga tahap, yakni pada tahap pertama terhitung sejak tanggal 17 desember 2024 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, tahap kedua di tanggal 27 Januari sampai tanggal 03 Februari, dan tahap ke tiga dari tanggal 20 April sampai dengan  03 Mei 2025.

Tomi Samuel Marbun adalah anggota Perwira Polisi berpangkat Inspektur Polisi Satu atau Iptu, Ia bertugas di Wilayah Polda Papua Barat tepatnya di Kepolisian Resort Teluk Bintuni sebagai Kasat Reskrim. Tomi Marbun dinyatakan hilang terseret arus sungai kali Rawara Moskona Papua barat dalam misi penumpasan kelompok Kriminal bersenjata (KKB Papua) pada 18 Desember 2024 lalu. (Ichal)

Berita Terkait

Turnamen Biliard Dandim Cup 2026, Resmi di Mulai, Perebutkan Total Hadiah Rp.425 Juta.
Resmi Dilantik, Pengurus PWI Teluk Bintuni 2026-2029, Bupati Anisto: Jurnalistik Profesional.
Rapat Pesparani IV Provinsi Papua Barat, Ketua Umum Joko Lingara: Harus Sukses.
Jenazah Petani Man 15 Hari Baru di Evakuasi Polisi dari Kali Tumagar SP4 Bintuni
Bupati Anisto Resmi Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemda Teluk Bintuni Hari Ini.
Yohanis Manibuy Hadiri Raker Bupati se-Provinsi Papua Barat: Sejumlah Prioritas Pembanguan disampaikan, termasuk PI 10% Genting Oil
Renungan Ibadah Jumat Agung 2026, Gereja St. Yohanis Bintuni: Susu di Balas Tuba
Jelang Kick-Off Sebyar Cup 2026, Kosepa Harap Tim Segera Kembalikan Formulir.
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 31 May 2026 - 19:15

Turnamen Biliard Dandim Cup 2026, Resmi di Mulai, Perebutkan Total Hadiah Rp.425 Juta.

Wednesday, 20 May 2026 - 19:15

Resmi Dilantik, Pengurus PWI Teluk Bintuni 2026-2029, Bupati Anisto: Jurnalistik Profesional.

Tuesday, 12 May 2026 - 08:19

Rapat Pesparani IV Provinsi Papua Barat, Ketua Umum Joko Lingara: Harus Sukses.

Monday, 11 May 2026 - 11:18

Jenazah Petani Man 15 Hari Baru di Evakuasi Polisi dari Kali Tumagar SP4 Bintuni

Friday, 17 April 2026 - 20:02

Bupati Anisto Resmi Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemda Teluk Bintuni Hari Ini.

Berita Terbaru