BINTUNI, newsline.id – Dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas Perempuan Kampung Wagura Distrik Kuri Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat, Dinas DPMK Kabupaten Teluk Bintuni bekerjasama dengan Pemerintah Kampung Wagura, melaksanakan Pelatihan terhadap Kelompok Perempuan Kampung Wagura.
Giat Pelatihan Kelompok Perempuan di lakukan selama dua hari sejak tanggal 26 hingga 27 September 2025, dengan sumber biaya kegiatan berasal dari Dana Desa Kampung Wagura tahun 2025.
Adapun Materi Pelatihan terdiri dari Membuat Bakso dari daging Rusa, Membuat Nugget dari daging Rusa, Membuat Kue Lapis berbahan dasar Sagu, dan Membuat Keripik Pisang aneka rasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para peserta berasal dari Mama-mama dan Remaja Putri Orang asli Papua yang berjumlah 20 orang.
Tampak para peserta sangat bersemangat dan antusias mengikuti pelatihan tersebut.
Pelatihan di buka Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Teluk Bintuni, Apolos Orocomna.
Dalam sambutan pembukaan Sekretaris DPMK Apolos Orocomna menyambut baik kegiatan inovatif yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kampung Wagura sebagai bentuk upaya nyata dalam pemberdayaan Kelompok Perempuan di Kampung Wagura.
Dikatakan melalui pelatihan pengolahan pangan ini, harapannya mama-mama dan remaja putri orang asli Papua dapat mengolah jenis pangan baru yang dapat menjadi pemenuhan gizi keluarga serta juga dapat menjadi sumber penghasilan keluarga di Kampung melalui usaha kecil- kecilan.
“ Kami Dinas DPMK sangat mendukung dan suport terhadap kegiatan Inovatif seperti ini, ini bagus sekali ya…Pelatihan-Pelatihan seperti ini, yang sudah dilakukan Kampung Wagura Distrik Kuri, harapan kami dapat di tingkatkan menjadi Program berkelanjutan dan dikembangkan kedepannya” Kata Apolos.

Sementara itu Kepala Kampung Wagura Izak Refideso menyampaikan banyaknya sumberdaya alam teristimewa sebagai penghasil daging rusa yang begitu banyak, Pemerintah Kampung berinisiatif memberdayakan masyarakat kampung dengan mengolah daging rusa menjadi panganan yang bernilai lebih tinggi dari biasanya dan dapat menjadi penghasilan tambahan bagi keluarga masyarakat kampung Wagura.
“ harapannya kita masyarakat Kampung Wagura dapat memiliki nilai saing dengan masyarakat lainnya, dengan pelatihan pembuatan bakso, nugget, dan kue lapis, mama-mama orang asli Papua dapat turut mengambil bagian dalam perekonomian dengan bisa menjadi pengusaha kecil-kecilan ya..orang asli Papua harus bisa berjualan bakso juga ” ujar kepala kampung.
Selanjutnya Kepala Bidang Administrasi Agus Wiratno saat menutup kegiatan Pelatihan menyampaikan Pelatihan ini menjadi sarana agar mama-mama dan remaja putri orang asli Papua memiliki daya saing, mendapatkan ilmu atau pengetahuan kedepannya.
“ Harapan kami selaku Pemerintah dalam memberikan Pemberdayaan kepada masyarakat, agar mama-mama menjadi terampil, tidak kalah dengan orang seberang, di harapkan mama-mama dapat mengembangkan potensi unggulan desa, mampu berinovasi, terampil dan kreatif, percaya diri bahwa kita bisa, dengan terus mencoba mempraktekkan apa yang telah di latih” pungkas Kabid.










