BINTUNI, newsline.id – Ketua Dewan Adat Papua Daerah III (Doberay) Teluk Bintuni, Yan Viktor Kamisopa, memberikan Apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada P2TIM Petrotekno dan Pemerintah Daerah Teluk Bintuni, karena telah bekerjasama menciptakan Sumber Daya Manusia bagi anak-anak Papua khususnya anak-anak tujuh Suku yang berada di Kabupaten Teluk Bintuni, sehingga mereka dapat memiliki skil di bidang teknik Migas, agar dapat digunakan dalam dunia kerja, di dalam negeri maupun luar negeri.
Viktor mengungkapkan bahwa dengan pendidikan informal yang telah di terima selama belajar di P2TIM, para siswa telah di ajarkan untuk disiplin waktu, disiplin kerja, serta menyerap ilmu teknik sesuai jurusan, sehingga para siswa memiliki perubahan dalam meniti kehidupan harian mereka, membina diri dalam bekerja, demi cita-cita masa depan yang lebih baik.
“ jadi disiplin, bangun jam berapa? kerja jam berapa? Jadi sudah ada perubahan dan teknik apa yang dia dapat selama menjalani pendidikan, sehingga ilmu yang mereka dapat, mereka bisa bekerja di perusahaan apa saja, skil yang mereka dapat sudah setara dengan tempat pelatihan yang lain di luar Papua ini” ungkap Viktor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan bahwa telah hampir empat tahun P2TIM ada, P2TIM telah menghasilkan lulusan terbaik dan telah banyak bekerja di dalam negeri maupun hingga ke luar negeri. Ini berkat kerjasama yang baik dari semua pihak terkait, Pemerintah Daerah Teluk Bintuni, Lembaga P2TIM PetroTekno, Jajaran Pengajar, sehingga telah mengasilkan anak-anak tujuh suku dan anak papua lainnya, kompetensi yang siap bekeja, teristimewa di dunia Migas sesuai skil yang mereka dapatkan.

“ terimakasih dan apresiasi kepada P2TIM Petrotekno dan Pemerintah Daerah Teluk Bintuni, karena sudah ciptakan Sumber Daya Manusia yang baik bagi anak-anak Tujuh Suku dan anak Papua lainnya dan saudara suku-suku nusantara lainnya, sehingga mereka dapat memiliki kompetensi untuk siap bekerja” ujar Ketua Dewan Adat Papua.
Terkait isu sepihak penutupan Petrotekno, Viktor menyampaikan ini dikembalikan kepada Pemerintah Daerah untuk menilai dan mempertimbangkan hal tersebut, tetapi baginya khusus untuk lembaga P2TIM Petrotekno hendaknya dapat di pertahankan keberadaanya, sebab P2TIM Petrotekno merupakan Lembaga Pelatihan Teknis di wilayah Indonesia Timur yang mumpuni dalam menciptakan anak-anak Papua khususnya anak tujuh suku, sebagai daerah penghasil minyak, menjadi anak-anak yang siap secara mental maupun kompetensi untuk masuk ke dunia kerja.
Sementara itu, Pimpinan P2TIM, Tyas Rangga Kristanto, dalam kesempatan yang sama mengatakan siswa angkatan ke XVII, menyebut diri mereka “ Eterious” yang mengadung makna Keabadian, Modern, Kuat, Berani, dan Tanpa Batas. Merangkum Karakter, Sifat, yang mereka raih selama pelatihan di P2TIM.
“ kami yakin, dengan apa yang sudah menjadi bekal adik-adik kita, mereka akan siap untuk berkarya dimanapun, di Indonesia, maupun di dunia Internasional , tanamkan dalam diri kalian bahwa kalian tidak takut bersaing dengan siapaun dimanapun, tanamkan itu” ujar Tyas Rangga.
Di ungkapkan mengikuti pelatihan di P2TIM, tidaklah mudah banyak aturan, banyak batasan, yang harus di ikuti, agar para lulusan menjadi siap di dunia kerja. Rangga mengharapkan semoga P2TIM dapat menjadi salah satu pendobrak pengembangan SDM khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni, serta dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul untuk masa depan yang lebih baik. (Ichal).










