Mama-Mama Papua Ribut, Buang Dagangan Pinang Non OAP di Jalan: Kami Tidak Bisa Hidup.

Friday, 9 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok mama-mama Penjual Pinang Orang Asli Papua (OAP) menyita puluhan buah pinang dari Pedagang Non OAP, dan menghaburkannya ke jalan raya, Kabupaten Jayawijaya,  Jumat (09/05/ 2025).

Sekelompok mama-mama Penjual Pinang Orang Asli Papua (OAP) menyita puluhan buah pinang dari Pedagang Non OAP, dan menghaburkannya ke jalan raya, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (09/05/ 2025).

JAYAWIJAYA, newsline.id — Sekelompok mama-mama Penjual Pinang Orang Asli Papua (OAP) menyita puluhan buah pinang dari Pedagang Non OAP, dan menghaburkannya ke jalan raya, aksi ini dilakukan sebagai bentuk Protes terhadap kehadiran Penjual Pinang Non OAP di Kabupaten Jayawijaya,  Jumat (09/05/ 2025 ).

Menurut masa aksi, para penjual Pinang Non OAP telah memonopoli penjualan buah Pinang di daerah tersebut, dan juga telah mengambil alih mata pencarian dan sumber penghidupan mama-mama OAP Penjual Pinang, sebagai masyarakat asli.

Kehadiran Penjual Pinang Non OAP menyebabkan Penjualan buah pinang mama-mama Papua OAP tidak laku. Mama-mama Penjual Pinang OAP meminta agar para penjual Pinang Non-OAP menghentikan penjualan pinang di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bukan mau cari masalah. Kami cuma mau jaga hak kami sebagai mama Papua. Pinang itu kami punya usaha dari dulu. Kalau semua orang datang dan jual, kami tidak bisa hidup,” ujar salah satu mama aksi.

Mama-mama menegaskan agar para Pedagang Non-OAP fokus menjual barang-barang pabrikan atau kebutuhan lain di kios dan toko mereka saja.

Mama-mama OAP berharap aspirasi mereka dapat didengarkan, dan pemerintah dapat membuat  regulasi khusus yang melindungi usaha lokal masyarakat asli orang Papua, khususnya di sektor informal seperti penjualan pinang.

Aksi ini menarik perhatian warga dan aparat setempat. situasi terpantau kondusif dengan pengawalan pihak keamanan. Pemerintah daerah diminta segera menengahi persoalan ini agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. (Niko Nawa).

Berita Terkait

Mengenal Sosok Pendeta Pendiri Peradaban Bangsa Papua: Dominee Izaac Samuel Kijne
Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Gelar Kegiatan Humanis di Entrop, Jayapura.
Syukuran atas Pelantikan, Gubernur Papua Pegunungan Gelar Pesta Rakyat Bakar Batu.
Presiden Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 26 October 2025 - 00:42

Mengenal Sosok Pendeta Pendiri Peradaban Bangsa Papua: Dominee Izaac Samuel Kijne

Sunday, 11 May 2025 - 18:46

Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Gelar Kegiatan Humanis di Entrop, Jayapura.

Friday, 9 May 2025 - 17:37

Mama-Mama Papua Ribut, Buang Dagangan Pinang Non OAP di Jalan: Kami Tidak Bisa Hidup.

Thursday, 24 April 2025 - 18:26

Syukuran atas Pelantikan, Gubernur Papua Pegunungan Gelar Pesta Rakyat Bakar Batu.

Monday, 21 April 2025 - 20:03

Presiden Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan dan Kepulauan Bangka Belitung.

Berita Terbaru