JAYAWIJAYA, newsline.id — Sekelompok mama-mama Penjual Pinang Orang Asli Papua (OAP) menyita puluhan buah pinang dari Pedagang Non OAP, dan menghaburkannya ke jalan raya, aksi ini dilakukan sebagai bentuk Protes terhadap kehadiran Penjual Pinang Non OAP di Kabupaten Jayawijaya, Jumat (09/05/ 2025 ).
Menurut masa aksi, para penjual Pinang Non OAP telah memonopoli penjualan buah Pinang di daerah tersebut, dan juga telah mengambil alih mata pencarian dan sumber penghidupan mama-mama OAP Penjual Pinang, sebagai masyarakat asli.
Kehadiran Penjual Pinang Non OAP menyebabkan Penjualan buah pinang mama-mama Papua OAP tidak laku. Mama-mama Penjual Pinang OAP meminta agar para penjual Pinang Non-OAP menghentikan penjualan pinang di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bukan mau cari masalah. Kami cuma mau jaga hak kami sebagai mama Papua. Pinang itu kami punya usaha dari dulu. Kalau semua orang datang dan jual, kami tidak bisa hidup,” ujar salah satu mama aksi.
Mama-mama menegaskan agar para Pedagang Non-OAP fokus menjual barang-barang pabrikan atau kebutuhan lain di kios dan toko mereka saja.
Mama-mama OAP berharap aspirasi mereka dapat didengarkan, dan pemerintah dapat membuat regulasi khusus yang melindungi usaha lokal masyarakat asli orang Papua, khususnya di sektor informal seperti penjualan pinang.
Aksi ini menarik perhatian warga dan aparat setempat. situasi terpantau kondusif dengan pengawalan pihak keamanan. Pemerintah daerah diminta segera menengahi persoalan ini agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. (Niko Nawa).










