BINTUNI – Pekerjaan pelebaran serta peningkatan ruas jalan menjadi dua jalur antara kampung Atibo hingga perkantoran bupati Kabupaten Teluk Bintuni, resmi di mulai pekerjaannya. Proses pekerjaan di mulai dengan prosesi ritual adat yang dilakukan pemilik hak ulayat, keluarga Melianus Yettu, doa berkat oleh pemuka agama Katolik, dan pengguntingan pita oleh Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis manibuy. Sabtu, 27/06/2026).
Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy mengatakan Konektifitas merupakan Kunci dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di mana infrastruktur jalan yang baik merupakan akses bagi masyarakat dalam pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan pemerintahan, serta memperkuat hubungan sosial antar wilayah.
Oleh sebab itu Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni mulai dari tahun 2025 hingga tahun 2030 pada sektor perhubungan memprioritaskan pembangunan infrastruktur trasportasi dan konektifitas wilayah yang diharapkan akan menjadi sarana peningkatan kwalitas hidup masyarakat, meperkuat daya saing daerah, mendukung transformasi terhadap publik, serta mempercepat terwujudnya Kabupaten Teluk Bintuni yang Sehat, Energik, Religius, Handal, Smart, dan Inofatif (SERASI).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ Saya titip pekerjaan ini, mohon dukungannya trus kalo bisa kalo ada masalah-masalah persoalan, atau tanam tumbuh yang mungkin kena, bisa di diskusikan, pekerjaan tidak boleh di palang-palang, kita selalu ada, bapak Meli juga sebagai sekretaris dinas bisa di diskusikan bersama pasti akan ada solusi” kata Bupati.

Bupati mengharapkan agar pekerjaan pelebaran serta peningkatan ruas jalan menjadi dua jalur antara kampung Atibo hingga perkantoran bupati Kabupaten Teluk Bintuni, mendapatkan hasil yang berkwalitas, selesai tepat waktu, dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Teluk Bintuni, Jonatir Nadeak bilang bahwa pengembangan infrastruktur jalan ini merupakan tanda kehadiran Pemerintah dalam menunjang konektifitas dan jalur ini merupakan wajah kota Bintuni.
Dikatakan lebih lanjut bahwa pekerjaan jalan Kampung Atibo sampai Kantor Kehutanan Lama memiliki panjang 10,350 KM, dengan anggaran sekira 95 miliar, yang bersumber dari DAU-APBD Kabupaten Teluk Bintuni, dan pekerjaan dilakukan dengan sistim multiyears selama tiga tahun yang di mulai dari tahun 2026 sampai 2028.
“ terimakasih kepada bapak bupati, dan semua yang telah bekerjasama sehingga pelaksanaan pekerjaan ini dapar berjalan dengan baik, dan kepada pihak penyedia dan pengawas Plt. Kadin menegaskan agar menjalankan pekerjaan sesuai spesifikasi yang telah dicanangkan sehingga menghasilkan yang baik dan dapat bermanfaat bagi semua pengguna jalan” ujar Plt. Kadin PU, Jonatir Nadeak.
Pada kesempatan yang sama pemilik hak ulayat Melianus Yettu menyatakan siap melindungi dan mendukung pembangunan jelan dua jalur Atibo-Kantor bupati tersebut. Melianus mengharapkan agar pekerjaan jalan tersebut dapat dilakukan sesuai dengan gambar yang telah di pancang.
“ ini menjadi pintu masuk bagi orang yang datang di Bintuni, jadi kami pemilik hak ulayat siap bekerjasama dengan pemerintah dan pihak ketiga, dan melindungi pekerjaan ini supaya selesai berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita semua” kata Melianus.
“ kitorang (kami) tidak bikin apa-apa, tapi sa mo bilang ke pak bupati, tolong ingat kitorang ka” pungkas Melianus Yettu yang juga sekretaris pada Dinas Pu tersebut.










