TELUK BINTUNI, newsline.id – Pembangunan Pelabuhan Babo, Distrik Babo Kabupaten Teluk Bintuni, yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, menelan dana sebesar 78, 7 Miliar (Rp.78.719.743.678,-), di tambah dengan pembangunan pelabuhan apung atau jetty di wilayah pesisir diantaranya Jetty Kamundan sebesar 3,8 Miliar, Jetty Aranday 1,50 miliar, Jetti RKI 1,4 Miliar, dan Jetty Yakora 1,50 Miliar rupiah dengan skema multiyear .
Seremonial Ground Breaking pekerjaan Pelabuhan Babo, dihadiri, Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Joko Lingara, Anggota Komisi XII DPR RI, drg.Alfons Manibui, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Sabarofek, Kapolres Teluk Bintuni, AKBP. Marully Rachmat Azwar, Komandan Detasemen Intelijen(Dandenintel) Kodaerah XIV Sorong (Komando Daerah Angkatan Laut XIV) Kolonel Laut(S) Imam Danu Pranoto, dan unsur FORKOPIMDA Kabupaten Teluk Bintuni lainnya, yang dilaksanakan di Pelabuhan lama Babo, Rabu,(05/08/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni mengatakan, pembangunan Pelabuhan Babo dan Pelabuhan Jetty di beberapa wilayah pesisir lainnya merupakan wujud dari kehadiran Pemerintah Daerah kabupaten Teluk Bintuni dalam mendukung peningkatan akses transportasi laut dan pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ untuk pembangunan infrastruktur Pelabuhan Babo dan Pelabuhan Dermaga Jetty di beberapa titik, Dinas Perhubungan bekerjasama dengan PT. Arafa Iratama KSO, sebagai perusahaan jasa konstruksi dan PT. Masuka Pratama Join, dan PT. Akreatif Arsitektor Desain, sebagai perusahaan jasa konsultan” Kata Jandry Salakory.
Sumber pembiayaan pembangunan Pelabuhan Babo, berasal dari Kolaborasi Pemerintah Daerah dengan Pihak terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses Pelabuhan Babo akan dilaksanakan selama enam ratus hari kerja, sementara untuk pembangunan dermaga Jetty di masing-masing Distrik akan dilaksanakan selama seratus hari kerja.










