BINTUNI, newsline.id – Training Centre Manager P2TIM, Tyas Rangga dalam acara Open Haouse, Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM) PetroTekno, Sabtu(14/11/2025) mengungkapkan bahwa memang banyak isu bola liar yang saat ini di tujukan kepada PertoTekno, tetapi menurut Tyas itu adalah opini masing-masing orang, Tyas menyebutkan akan tetap Fokus pada kontribusi positif yang diberikan.
“ Kita Fokus dengan Kontribusi Positif apa yang kita bisa berikan, selalu pasti akan nada yang pro dan kontra dan kita Fokus, tadi kita bisa lihat sendiri bahwa testimono yang diberikan masih membutuhkan P2TIM, apalagi yang disampaikan Alumni tadi bahwa apa yang di terima di P2TIM sangat relefan dengan dunia kerja yang mereka geluti sekarang” Kata Tyas.

Tyas menambahkan bahwa tidak ada alasan bahwa P2TIM dapat berita negative, PetroTekno terbuka bagi masyarakat siapa saja, yang mau memberikan masukan, saran, atau bertanya terkait perkembangan yang ada di P2TIM untuk kebaikan bersama, tidak hanya memberikan isu di media sosial yang berdampak menjadi bola liar di masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu Kepala Dinas Perindakop Kabupaten Teluk Bintuni, Dominggus Pattikawa, bilang acara Open House yang dilakukan di hari ini merupakan upaya untuk memperkenalkan secara lebih dekat lagi, apa itu, dan siapa itu, Lembaga Pelatihan P2TIM atau PetroTekno ini, melihat secara langsung aktifitas PetroTekno dalam peningkatan pendidikan fokasi, bagi anak-anak Bintuni tujuh suku,anak Papua lainnya, dan Nusantara.

Menurutnya masih banyak orang yang menyangsikan keberadaan Lembaga Pelatihan P2TIM di Kabupaten Teluk Bintuni, padahal kehadiran P2TIM ini, telah banyak memberikan kontribusi, menciptakan anak-anak yang memiliki skil dan sertifikasi sehingga dapat bekerja di dunia Industri.
“ Kita Sebagai daerah Penghasil, bagaimana orang lain datang untuk bekerja di tempat kita, kenapa kita tidak memberikan kesempatan untuk kita bekerja di tempat kita, menjadi tuan di negeri sendiri dan bekerja di luar negeri” kata Kadin.










