SORONG –PAPUA BARAT DAYA, newsline.id – Walikota Sorong, Septinus Lobat secara bersama-sama dengan petinju profesional Daud Yordan, Senator Paul Finsen Mayor, petinju kebanggaan Papua Geisler Ap, serta jajaran Forkopimda, dan legendaris tinju Nasional asal Papua, Lodewijk Akwan dan Jhon Kapisa, dengan resmi membuka Launching dan Soft Opening Kejurda Tinju Amatir se-Provinsi Papua Barat Daya, di Gedung Sirambe Kota Sorong, Rabu, (04/05/2025).
Dalam arahannya Walikota Sorong mengatakan Papua memiliki segudang bakat olahraga, yang bukan hanya ada di Papua Barat Daya saja, tetapi bakat olah raga, memang di miliki banyak orang Papua, di seluruh Papua. Untuk itu melalui ajang kejuaraan daerah tinju amatir se provinsi Papua Barat Daya ini diharapkan akan muncul bakat- bakat atlit dari Papua di bidang olahraga tinju.
“ Kejurda tinju ini merupakan langkah yang baik, bagi atlit muda berbakat dari Papua ,karenakan memang sasana ini, pas untuk menuangkan bakat tinju bagi putra-putri daerah Papua” ujar Lobat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Walikota sangat mendukung kejurda ini dan memberikan apresiasi dan motivasi dan berharap agar kegiatan ini bukan sekedar mencari menang dan kalah, tetapi merupakan sarana mencari dan melahirkan petinju muda berbakat putra-putri Daerah Provinsi Papua Barat Daya, yang siap berkancah hingga ke jenjang Internasional.
Sementara itu anggota DPD-RI , Daud Yordan hadir dan memberikan motivasi kepada peserta kejurda tinju tersebut. Dirinya mengisahkan jejak karirnya ketika bertanding di Las Vegas, Amerika Serikat.
“ Semangat Berlatih, tekun dan focus pada tujuan, maka cita-cita akan bisa tercapai, karena saya mengalami sendiri, dari keluarga sederhana, saya bisa bertanding di Las Vegas Amerika Serikat dan bisa merebut kemenangan di sana” ungkap Daud menyemangati.
Pada kesempatan yang sama Senator DPD RI, Paulus Winson Mayor , mengatakan pertandingan Kejurda Tinju Amatir se-provinsi Papua Barat Daya merupakan gelaran yang mememerlukan biaya yang besar dan mahal, untuk itu diharapkan agar para petinju yang akan mengikuti iven tersebut, harus benar-benar mengikutinya dengan jiwa dan bakat professional, sehingga hasil dari ivent ini, akan mengikuti ivent selanjutnya yang akan di gelar di pulau dewata Bali.
“Saya juga berkeinginan untuk memunculkan petinju amatir dan profesional. Bahkan saya ingin melihat ada atlet tinju dari Papua bermain di tingkat dunia, seperti sahabat saya, Daud Yordan,” ujarnya.
pertandingan Kejurda Tinju Amatir se-Papua Barat Daya resmi akan dimulai pada Selasa, 24 Juni 2025, melibatkan sekira 376 petinju yang berasal dari 36 sasana di Papua Barat Daya.

Ketua Sasana Pawibili Boxing Club Kabupaten Sorong, Botak Awom bilang, sangat mengapresiasi kegiatan kejurda ini, menurutnya kejurda ini menjadi sarana baik agar anak-anak tidak berkeliaran di luar jam malam, mengurangi angka criminal di Kota Sorong, juga akan menghadirkan bibit unggul Papua Barat Daya di bidang olahraga Tinju.
“ kedepan lebih baik ada tempat atau gedung untuk di langsungkan ivent tinju, untuk sekarang ada sekitar 376 peserta yang ikut dari 36 Sasana dari Papua Barat Daya” ungkap Botak Awom. (Ikha Kagayamu).










