MAYBRAT, newsline,id – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Kabupaten Maybrat Perwakilan dari 4 zona, yang menyatakan diri sebagai Pendukung Pasangan Murafer-Solossa(MUSA) pada Pilkada 2024, melakukan aksi Demontrasi di halaman Kantor Bupati Kabupaten Maybrat. Senin (09/02/2026)
Massa aksi mendesak agar segara dilakukan proses Pelantikan Pejabat Baru, Pasca kemenangan Pasangan Karel Murafer dan Ferdinando Solossa (MUSA) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maybrat Periode 2025-2030.
Karena sejak dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Periode 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertempat di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025) Hasil Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu, hingga kini belum ada resafel/perubahan dan pelantikan Pejabat Baru di Lingkungan Pemda Maybrat, dikatakan Pemerintahan masih banyak dikelola oleh Pejabat pada Pemerintahan sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Kami minta Bupati buat Pelantikan sebelum serahkan DPA ke SKPD/OPD dan kelompok lawan sudah mengelola DPA sudah 1 tahun ini ” ungkapkan salah satu ASN yang namanya enggan disebutkan.
Dikatakan seharusnya Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dapat melakukan perubahan dan pelantikan pejabat baru setelah 6 bulan pemerintahannya, guna mendukung Visi, Misi dan Program Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
“ Kami pendukung Pasangan Murafer-Solossa (MUSA) sampai sekarang sudah masuk satu tahun, masa orang lawan masih menguasai sistem izin” imbuhnya.
Massa aksi yang berjumlah lebih dari 30 ASN tersebut, kemudian diterima Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Solossa, di teras Kantor Bupati Kabupaten Maybrat,
” Saya terima aspirasi demo ini, dan saya akan sampaikan kepada Bapak Bupati. Beliau lagi dinas luar ” Pungkas Wabup.
Massa aksi merasa kecewa karena tidak berhasil bertemu dengan Bapak Bupati, Massa mengancam akan kembali melakukan Aksi serupa sampai Bupati Maybrat menjawab tuntutan mereka.
Penulis : Yonas Yewen
Editor : Redaksi Papua










