Bupati: Realisasi Penyerapan Anggaran Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2025 Sangat Rendah.

Sunday, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, newsline.id – Dalam Apel bersama Lingkup Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkapkan bahwa realisasi Penyerapan Anggaran Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni masih sangat rendah, Jumat, (07/11/2025).

Hingga November 2025,  penyerapan anggaran baru mencapai 42,65%. Angka ini dinilai sangat rendah dan tidak hanya berdampak pada capaian kinerja Pemerintah Daerah, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Berdasarkan data per bulan November 2025, realisasi penyerapan anggaran Kabupaten Teluk Bintuni baru mencapai 42,65%. Angka ini masih cukup rendah, mengingat kita sudah memasuki triwulan terakhir tahun anggaran 2025.” Ungkap Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, dalam rangka percepatan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026, Yohanis meminta seluruh Pimpinan Perangkat Daerah agar Segera merampungkan dokumen Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2029, Menginput Rencana Kerja Perangkat Daerah ke dalam SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) Kepada Kepala Bappelitbangda agar mempercepat proses penetapan RKPD Tahun 2026.

“ Lakukan Evaluasi internal secara mendalam, identifikasi kendala-kendala yang menyebabkan keterlambatan penyerapan, dan segera lakukan langkah-langkah percepatan yang terukur sesuai ketentuan perundang-undangan” tegas Bupati.

Targetnya, penyusunan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara tahun 2026 dapat segera dilakukan, dan proyeksi penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) DAPBD Tahun 2026 diharapkan dapat dibagi paling lambat awal Januari Tahun 2026.

“ saya meminta Badan Perencanaan Pembanguanan Daerah (Bappeda) untuk mempercepat proses penetapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, ini krusial’ agar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara(PPAS) 2026 dapat segera di lakukan” Pinta Yohanis

Bupati menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni agar  meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan komitmen bersama demi terselesaikannya seluruh program dan kegiatan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, menuju Teluk Bintuni yang Smart dan Inovatif.(Kab. Teluk Bintuni+Satya).

Berita Terkait

Demo: ASN Pendukung MUSA Desak Bupati Maybrat Lantik Pejabat Baru. Lawan Masih Kuasai Birokrasi.
Kota Sorong Tak Banjir Lagi: Aktifis Peduli Lingkungan, Apresiasi Kinerja Walikota Sorong
Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul Bogor.
Awak Media/Wartawan Sering Terlupakan, Wakil Bupati: Kita Harus Menghargai.
Sekolah Kami Belum Dapat Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejak Diluncurkan. Korwil Bilang Keterbatasan SPPG.
420 Anggota Baperkam Se Teluk Bintuni Ikut BIMTEK Peningkatan Kapasitas Kelembagaan, Umi Riantiny: Paham Tugas dan Fungsi.
Melalui Natal Bersama Pemda, TNI, POLRI, dan Masyarakat; Tingkatkan Sinergi, Kolaborasi, Menuju Teluk Bintuni SERASI.
Wabup Joko Lingara Buka Sosialisasi Standar Satuan Harga (SHS) Teluk Bintuni Tahun 2026.
Berita ini 429 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 20:27

Demo: ASN Pendukung MUSA Desak Bupati Maybrat Lantik Pejabat Baru. Lawan Masih Kuasai Birokrasi.

Sunday, 8 February 2026 - 08:18

Kota Sorong Tak Banjir Lagi: Aktifis Peduli Lingkungan, Apresiasi Kinerja Walikota Sorong

Monday, 2 February 2026 - 20:56

Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul Bogor.

Saturday, 31 January 2026 - 09:26

Awak Media/Wartawan Sering Terlupakan, Wakil Bupati: Kita Harus Menghargai.

Monday, 19 January 2026 - 18:27

Sekolah Kami Belum Dapat Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejak Diluncurkan. Korwil Bilang Keterbatasan SPPG.

Berita Terbaru