Parade Budaya Tujuh Suku Teluk Bintuni, Bupati; Mari Jaga Persaudaraan, Bangun Daerah Labih Maju.

Sunday, 7 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, newsline.id – Parade Budaya dalam rangka perayaan Hari Ulangtahun ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni berlangsung dengann begitu meriah, ribuan warga masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, yang terdiri dari masyarakat Tujuh Suku asli Teluk Bintuni, Suku Papua Lainnya dan Suku Nusantara yang mendiami Negeri Sisar Matiti Kabupaten Teluk Bintuni, turun kejalan dan turut menampilkan kostum adat dan budaya masing-masing, Selasa, (06/06/2026).

Parade di lepas Plt. Sekda Teluk Bintuni, Ir. I.B. Putu Suratna,, di Pelataran Kantor Klasis Bintuni, dan Finis di Lapangan Argosigemerai SP5 dengan di sambut oleh Bapak Bupati, Forkopimda, serta pejabat Pemda Bintuni lainnya.

Parade di ikuti Tujuh Suku asli Teluk Bintuni diantaranya Suku Irarutu, Suku Sebyar, Suku Sumuri, Suku Sough, Suku Kuri, Suku Moskona, dan Suku Wamesa, sementara untuk Suku Papua lainnya adalah: Persatuan Masyarakat Maybrat, Imeco,Ikayawa, Bindara, Keluarga Besar Suku Tehit, Pakuwojo, Kerukunan KKST, Kerukunan Keuarga Pasundan, Kerukunan Keluarga Maluku Utara, Kerukunan Keluaga Sulawesi Selatan, Kerukunan Keluarga Kawanua, Kerukunan Keluarga Kei, Ikatan Keluarga Maluku, Ikatan Keluarga Sanger Talaud, Ikatan Keluarga Batak, Ikatan Keluarga Toraja, Ikatan Keluarga Madura, Ikatan Keluarga Flobamora-NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dalam sambutan menyampaikan Kemajuan daerah hanya dapat terwujud apabila seluruh masyarakat hidup dalam keharmonisan, saling menghormati, serta bekerjasama, membangun Teluk Bintuni yang Serasi.

“ Keberagaman adalah kekuatan besar yang mempersatukan kita dalam bingkai persaudaraan dan kebersamaan kita di tanah Sisar Matiti yang kita cintai bersama-sama ini” kata Bupati.

Dikatakan lebih lanjut perbedaan suku, agama, budaya, dan adat istiadat, bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus kita jaga, dan kita rawat bersama, untuck itu nilai-nilai dalam parade budaya ini, hendaknya terus di hidupi dalam kehidupan bermasyarakat.

“ Terimakasih kepada semua, para peserta, baik Tujuh suku, Suku Papua lainnya, dan Suku Nusantara yang berada di tanah Sisar Matiti ini, Mari kita Jaga persaudaraan kita, Menjaga Perdamaian, menjaga Keutuhan kita, dan kita bangun daerah kita lebih maju kedepan” Pungkasnya.

Parade di Tutup dengan Pembagian Undian Berhadiah.

Berita Terkait

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.
Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.
Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan
DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan
Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni
Kekerasan S*ksual Korban Anak Marak di Bintuni, Ningsih: “Negara Harus Hadir”
Kasus Yanto Idoorway “Berlarut, ” Polda Papua Barat, di minta Segera Kejar P-21
Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:39

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.

Wednesday, 4 November 2026 - 20:04

Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.

Wednesday, 4 November 2026 - 18:39

Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan

Tuesday, 3 November 2026 - 18:41

DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan

Monday, 2 November 2026 - 09:11

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni

Berita Terbaru