Pengelolaan Dana Kampung di Teluk Bintuni, Banyak Kampung Belum Sesuai Regulasi. Mas Juli: Kepala Kampung Jangan Jadi Pahlawan Kebijakan.

Saturday, 11 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aiptu Mas Juli ( anggota Tipikor Polres Teluk Bintuni, saat menyampaikan Materi Terkait Penyelenggaraan, Pembinaan dan Pengawasan Dana Kampung Kabupaten Teluk Bintuni, Aula Gereja St. Yohanis KM 2. Jumat(10/10/2025)

Aiptu Mas Juli ( anggota Tipikor Polres Teluk Bintuni, saat menyampaikan Materi Terkait Penyelenggaraan, Pembinaan dan Pengawasan Dana Kampung Kabupaten Teluk Bintuni, Aula Gereja St. Yohanis KM 2. Jumat(10/10/2025)

BINTUNI, newsline.id – Dinas Pemberdayaan Masyarkat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Teluk Bintuni, melaksanakan Giat Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pembinaan dan Pengawasan Dana Kampung kepada 115 Kepala Kampung, Sekretaris Kampung, dan Operator Kampung Se-Kabupaten Teluk Bintuni, yang dilaksanakan di Aula Gereja St. Yohanis Teluk Bintuni KM 2, Jumat,(10/10/2025) Pagi.

Dengan Narasumber yang berasal dari Polres Teluk Bintuni,  Aiptu.Mas Juli ( Anggota Tipikor Polres Teluk Bintuni)  DPMK Teluk Bintuni Agus Wiratno (Kabag Administrasi DPMK TB), dan Dirjen Pajak Kantor KP2KP Teluk Bintuni, Mas Yoga (Pelaksana).

Aiptu Mas Juli mengatakan Fungsi Penegak Hukum hanya melakukan fungsi Pengawasan dan memastikan agar pengelolaan Dana Kampung  berjalan sesuai dengan regulasi yang sudah di jalankan sebab tujuan Dana Desa itu di peruntukan dalam peningkatan perekonomian di desa sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

115 Kepala Kampung, Sekretaris, Staf dan Operator Kampung Se Kabupaten Teluk Bintuni mengikuti BIMTEK Penyelenggaran, Pembinaan, dan Pengawasan  Dana Kampung

“ ketika terjadi penyelewengan, maka kami akan mengkoordinasikan dengan inspektorat untuk melakukan peneguran, pengarahan, supaya kembali ke jalan yang benar, akan tetapi bila sudah di ingatkan tetapi tidak di dengarkan, tidak berubah maka, terakhir adalah penegakan hukum, ketika terjadi penegakan hukum maka tidak ada tawar menawar lagi” Kata Juli.

Menanggapi sesi tanya jawab terkait kebijakan penggunaan Dana Desa yang tidak sesuai peruntukannya tetapi di rasakan sebagai hal yang urgen di dalam masyarakat kampung, Juli menyampaikan jangan kita menjadi pahlawan yang kemudian kita di perhadapkan dengan masalah hukum, ditambahkan ketika kita dipercayakan menggunakan dana APBN atau APBD  maka ada Asas Penggunaan Anggaran, dan bila mengalami kendala di lapangan maka koordinasi ke tingkat lebih tinggi menjadi penting, dari pada memaksakan penggunaan anggaran yang tidak peruntukannya.

Dari Kiri ke Kanan: Zekeus Braweri (Kepala Kampung Tuaniki) Distrik Weriagar dan Maman Darmansyah (Kepala Kampung Vascodaneen ) Distrik Meyado

Zekeus Braweri (Kepala Kampung Tuaniki) Distrik Weriagar mengatakan dengan adanya Bimtek ini memberikan pemahaman kepada kami aparat kampung supaya Dana Kampung yang kami kelola itu, tidak keluar dari rel atau aturan yang  berlaku di Negara Republik Indonesia.

Sementara itu Maman Darmansyah (Kepala Kampung Vascodaneen ) Distrik Meyado dirinya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah terutama kepada Bupati, serta Kepala Dinas DPMK dan staf yang telah memberikan kesempatan melaksanakan Bimtek Pengelolaan Dana Kampung ini, dengan Materi Aplikasi Jaga Desa, Pembuatan Peraturan Kampung, Pengelolaan dan Pengawasan Dana Kampung, Perpajakan, menjadikan dirinya, Sekretaris, dan Staf kampung dapat memperoleh ilmu dalam meningkatkan sumberdaya manusia dalam pengelolaan dana kampung yang benar.

“ kebijakan yang di ambil untuk hal hal- diluar RAB selama ini ternyata salah besar, dengan pelatihan ini kita menjadi paham apa yang harus dilakukan dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa ini,  Harapannya Pelatihan ini mungkin tidak sampai disini saja, tetapi juga ada pelatihan terhadap BPD yang ada di kampung” Pungkas Maman.

Berita Terkait

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.
Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.
Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan
DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan
Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni
Kekerasan S*ksual Korban Anak Marak di Bintuni, Ningsih: “Negara Harus Hadir”
Kasus Yanto Idoorway “Berlarut, ” Polda Papua Barat, di minta Segera Kejar P-21
Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp
Berita ini 297 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:39

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.

Wednesday, 4 November 2026 - 20:04

Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.

Wednesday, 4 November 2026 - 18:39

Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan

Tuesday, 3 November 2026 - 18:41

DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan

Monday, 2 November 2026 - 09:11

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni

Berita Terbaru