Satresnarkoba Polres Teluk Bintuni, Sita Puluhan Miras Cap Tikus dari rumah warga di Belakang Masui.

Saturday, 11 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Teluk Bintuni menyita puluhan liter minuman keras lokal jenis cap tikus (CT) pada sebuah rumah warga milik (D.K) yang beralamat di belakang kompleks Masui Distrik Bintuni Barat Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (10/10/2025).

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Teluk Bintuni menyita puluhan liter minuman keras lokal jenis cap tikus (CT) pada sebuah rumah warga milik (D.K) yang beralamat di belakang kompleks Masui Distrik Bintuni Barat Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (10/10/2025).

Teluk Bintuni – newsline.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Teluk Bintuni menyita puluhan liter minuman keras lokal jenis cap tikus (CT) pada sebuah rumah warga milik (D.K) yang beralamat di belakang kompleks Masui Distrik Bintuni Barat Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (10/10/2025).

Rumah D.K ternyata dipergunakann sebagai tempat produksi minuman Lokal jenis Cap Tikus. Satresnarkoba kemudian menyita puluhan liter Cap Tikus yang di duga hendak di perjual belikan di wilayah hukum Polres Teluk Bintuni.

Operasi dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Teluk Bintuni AKP Bonifasius Logowan, dan berhasil menyita 2 buah galong yg berisi minuman lokal jenis CT; 3 buah kompor minyak tanah merk HOCK; 3 buah tungku besi; 1 karung yg berisi wadah botol AQUA sedang; 1 buah tas jinjing yg berisi  wadah AQUA besar; 2 buah jerigen ukuran 20 lt yg berisi air bobo; dan 3 batang suling rakitan dari bambu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puluhan liter minuman keras lokal tersebut kemudian di amankan ke Mapolres Teluk Bintuni sebagai Barang bukti untuk kemudian diproses lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polres Teluk Bintuni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan angka kriminalitas dan gangguan kamtibmas yang sering dipicu oleh konsumsi minuman keras.

“Operasi Bersinar Mansinam-2025 ini kami fokuskan pada pemberantasan narkoba dan peredaran miras lokal. CT, Bobo Suling (Bosul) merupakan salah satu penyebab utama terjadinya tindak pidana, seperti penganiayaan dan kecelakaan lalu lintas. Karena itu, kami lakukan langkah tegas,” ujarnya.

Berdasarkan Surat Perintah Kapoda Papua Barat Nomor: Sprin/55/X/OPS.2./2025/Roops tanggal 7 Oktober 2025 tentang Pelaksanaan Operasi Bersinar Mansinam-2025.

Polres Teluk Bintuni mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi, menjual, atau mengonsumsi minuman keras lokal yang tidak memiliki izin edar. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran miras atau narkotika.

Operasi Bersinar Mansinam-2025 akan terus digelar selama 20 hari kedepan secara intensif di seluruh wilayah hukum Polres Teluk Bintuni sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dan minuman keras ilegal. (Sihumas Polres Teluk Bintuni/ Redaksi).

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Teluk Bintuni, dr. Novita; Resiko Gangguan Pernafasan (ISPA) berikut Pencegahannya.
Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni, dari Bintuni untuk Papua.REKTOR: Kepercayaan Harus Dijaga.
Lakalantas Tikungan Nusantara 1 Terpadu, 2 dari 4 Korban alami P*tah Tulang.
Yasman Yasir; Konektifitas Wilayah Pengaruhi Harga Barang, Kita Minta Bandara Bintuni Segera di Realisasi.
Tujuh Kampung di Distrik Kaitaro Alami Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih; Roy Masyewi; “Ini sudah Kronis, warga terpaksa gunakan air Laut.”
HUT ke-71 SATLANTAS POLRI, Polres Teluk Bintuni Lakukan Berbagai Giat Pelayanan Masyarakat.
Peringatan HARHUBNAS ke-55 Tahun, Kadin; Pacu Insan DISHUB Teluk Bintuni, Bekerja Keras: Yasman Yasir; Bandara Besar Segera di Realisasi.
Kebakaran Lahan di Tisay, Kasat Samapta: Di Duga Sisa Pembakaran Sampah Warga.
Berita ini 556 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 15:31

Kabut Asap Selimuti Teluk Bintuni, dr. Novita; Resiko Gangguan Pernafasan (ISPA) berikut Pencegahannya.

Monday, 21 September 2026 - 13:49

Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni, dari Bintuni untuk Papua.REKTOR: Kepercayaan Harus Dijaga.

Sunday, 20 September 2026 - 22:02

Lakalantas Tikungan Nusantara 1 Terpadu, 2 dari 4 Korban alami P*tah Tulang.

Friday, 18 September 2026 - 22:35

Yasman Yasir; Konektifitas Wilayah Pengaruhi Harga Barang, Kita Minta Bandara Bintuni Segera di Realisasi.

Friday, 18 September 2026 - 18:44

Tujuh Kampung di Distrik Kaitaro Alami Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih; Roy Masyewi; “Ini sudah Kronis, warga terpaksa gunakan air Laut.”

Berita Terbaru