Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni, dari Bintuni untuk Papua.REKTOR: Kepercayaan Harus Dijaga.

Monday, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK BINTUNI, newsline.id – Rektor UNIMUTU, Tri Wahyuni menyebutkan kehadiran Universitas Muhammadiyah di Kabupaten Teluk Bintuni membawa harapan besar bagi putera puteri bangsa yang ada di Kawasan Teluk. Pasalnya hak mendapatkan pendidikan tidak hanya harus di rasakan oleh mereka yang berada di kota-kota besar saja, melainkan juga bagi mereka yang berada di seluruh tanah air Indonesia. Wawancara, Sabtu (19/09/2026).

“ mahasiswa kami berasal dari Daerah pendukung yaitu, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Manokwari, Kota Sorong, dan Kabupaten Fak-Fak, semuanya berbanding seimbang antara anak tujuh suku, oap lainnya dan nusantara” Kata Tri Wahyuni Rektor UNIMUTU.

Mahasiswa UNIMUTU berasal dari berbagai latar belakang, keberagaman adat istiadat, suku, dan agama, menjadi modal sosial bagi kampus UNIMUTU dalam membangun ruang belajar yang tidak hanya mempertemukan mahasiswa secara akademik, melainkan juga dengan berbagai latar belakang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 437 Mahasiswa/i Universitas Muhammadiah Teluk Bintuni melaksanakan masa Ta’aruf Mahasiswa baru, yang berlangsung di Gedung GSG , Teluk Bintuni

“UNIMUTU adalah kampus yang ramah bagi anak-anak dari berbagai suku” Imbuhnya

Tri Wahyuni menyebutkan, pada awal berdirinya UNIMUTU, kampus ini menerima sebanyak 528 mahasiswa, dan pada tahun kedua akademik, jumlah mahasiswa baru kembali mencapai lebih dari 437 mahasiswa.

Bagi perguruan tinggi yang masih relatif muda, angka tersebut menurutnya menjadi modal kepercayaan yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pendampingan mahasiswa.

“528 mahasiswa itu bukan angka yang kecil bagi perguruan tinggi yang baru berdiri. Kemudian pada tahun kedua sudah 437, merupakan modal kepercayaan yang harus tetap kami jaga dengan baik, baik kepercayaan masyarakat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Tri Wahyuni menambahkan, perguruan tinggi harus menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Ilmu yang diperoleh mahasiswa tidak seharusnya berhenti di ruang kelas atau setelah wisuda, tetapi dapat dibawa kembali ke kampung, masyarakat, dunia kerja dan pemerintahan.

“Kami bersama pemerintah daerah ingin menciptakan pendidikan yang baik dan bermutu sehingga Teluk Bintuni bisa menjadi kota pendidikan dan menjadi tujuan utama pendidikan bagi anak-anak kita,” harapnya

Berita Terkait

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.
Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.
Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan
DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan
Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni
Kekerasan S*ksual Korban Anak Marak di Bintuni, Ningsih: “Negara Harus Hadir”
Kasus Yanto Idoorway “Berlarut, ” Polda Papua Barat, di minta Segera Kejar P-21
Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:39

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.

Wednesday, 4 November 2026 - 20:04

Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.

Wednesday, 4 November 2026 - 18:39

Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan

Tuesday, 3 November 2026 - 18:41

DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan

Monday, 2 November 2026 - 09:11

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni

Berita Terbaru