TIMIKA-PAPUA TENGAH, newsline.id – Pater Bernardus Bofitwos Baru, OSA, di tahbiskan menjadi Uskup di Keuskupan Timika hari ini, di Gereja Tiga Raja Kabupaten Mimika, Propinsi Papua Tengah. Rabu, (14/05/2025).
Perayaan Misa Akbar di hadir Ribuan Umat dari berbagai eleman, di Tanah Papua serta 37 Uskup dari berbagai Wilayah Keuskupan di Indonesia.
Bertindak sebagai Uskup Penahbis Mgr.Piero Pioppo di damping Uskup Keuskupan Manokwari Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, dan Uskup Keuskupan Merauke, Mgr. Mandagi, MSC. Pentahbisan di awali dengan membacakan surat Apostolik dari Paus Fransiskus, Uskup Roma, kepada, Bernardus Bofitwos Baru, OSA, tentang pengangkatan Uskup Keuskupan Timika, yang dibacakan oleh staf duta Vatikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ pikiran kami terarah kepada, kebutuhan-kebutuhan rohani gereja lokal Timika di Indonesia, yang sejak meninggalnya saudara kami yang terhormat Jan Philip Saklil, dan menantikan uskup diosisan yang baru, kami telah memikirkan anda putera terkasih (Bernardus Bofitwos Baru) yang dengan tekun membaktikan diri pada kegiatan misioner, dan pelatihan kaum muda, yang di anugerahi dengan iman yang teguh dan banyak keutamaan insane, percaya bahwa anda akan mampu mengemban pelayanan Episkopal di dalam gereja. …dengan rela saya mengangkat anda sebagai uskup Timika, seraya memberikan hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang melekat pada jabatan tersebut, anda dapat menerima tahbisan episkopal di luar kota Roma, dari seorang uskup Katolik yang anda pilih seraya menaati norma-norma liturgi…di berikan di Roma pada tanggal 08 Mei 2025 surat telah di tandatangani oleh Paus Fransiskus sebelum meninggal” demikian Surat Episkopal.

Sementara itu Mgr. Dr. Yanuarius Matopai You, Uskup Keuskupan Jayapura, dalam homili mengajak umat bersukacita dan memuliakan Tuhan Allah karena atas kasih-Nya yang besar, telah memberika Gembala Baru, bagi Keuskupan Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA.
“ itulah tanda bahwa Allah sudah mengabulkan doa-doa umat-Nya, walupun selama lima setengah tahun lebih, masa penantian tapi Tuhan tidak membiarkan umatnya tanpa gembala” kata Mgr. Yan Matopai.
Dikatakan Uskup Timika terpilih telah memilih moto pelayanannya yaitu “Ego Sum Ostium” yang berarti bahwa “Akulah Pintu” dari Injil Yohanes 7: 9. Pemilihan moto tersebut menurut Uskup Yan telah di renungkan dengan baik dan matang selama menjadi pastor di Tanah Papua.
Tahun ini merupakan tahun Yubelium, yang di tandai dengan pembukaan pintu suci di Basilika utama di Roma, pada tahun ini umat Katolik sedunia, mendapat Paus yang baru Paus Leo XIV, dan umat Keuskupan Timika menerima gembala baru, Uskup yang baru Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA.
“ peristiwa iman ini tentu ada maksud Allah untuk kita semua, dan umat di Keuskupan ini” ujar Mgr. Yan Matopai, Uskup Jayapura (Ichal).










