TELUK BINTUNI, newsline.id – Mendukung Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat yang akan diselenggarakan di Kabupaten Teluk Bintuni, pada tanggal 06-10 Juli 2026, Panitia Kabupaten Teluk Bintuni Bidang Kesehatan RSUD Kabupaten Teluk Bintuni, menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh kontingen peserta Pesparani dari kabupaten/kota se-Papua Barat, maupun panitia, sehingga di harapkan pesta iman Katolik ini dapat berjalan dengan aman dan sehat.
Koordinator bidang Kesehatan, dr. Novita Panggau, SpPD, M.MRS, FINASIM yang juga direktur RSUD Teluk Bintuni, mengatakan tindakan skrining malaria dan skrining kesehatan umum terhadap seluruh anggota kontingen yang tiba di Kabupaten Teluk Bintuni dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipatif, dari Bidang Kesehatan Panitia Pesparani.
“ Langkah ini penting mengingat Kabupaten Teluk Bintuni merupakan salah satu wilayah endemis malaria, sehingga deteksi dini diperlukan untuk melindungi kesehatan para peserta Pesparani selama kegiatan berlangsung serta mencegah potensi penyebaran penyakit” Kata dr. Novita Panggau, via telepon, Jumat(03/07/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut di sampaikan Pelaksanaan skrining akan dimulai hari ini, pada tanggal 03 Juli 2026, diawali dengan skrining kesehatan bagi seluruh unsur panitia. Skrining selanjutnya dilanjutkan bagi seluruh peserta kontingen hingga tanggal 05 Juli 2026.

“ Kegiatan skrining kesehatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, guna memastikan pelayanan yang optimal, terkoordinasi, dan sesuai standar kesehatan yang berlaku.” Ibuhnya.
Guna mendukung pelaksanaan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung, Panitia telah memperkuat Tim Kesehatan yang terdiri atas:
- 4 (empat) orang dokter;
- 15 (lima belas) orang perawat;
- 2 (dua) orang sopir ambulans; dan
- 20 (dua puluh) orang tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni.
“ Dengan kekuatan tim tersebut, Panitia optimis mampu memberikan pelayanan kesehatan yang responsif dan menyeluruh, mulai dari skrining kedatangan, pelayanan kesehatan harian selama kegiatan, hingga kesiagaan penanganan kegawatdaruratan medis.” ungkapnya.
“Kami mengimbau seluruh kontingen yang akan hadir agar bersedia mengikuti prosedur skrining kesehatan yang telah disiapkan, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Kabupaten Teluk Bintuni.” harap koordinator Panitia Pesparani IV Bidang Kesehatan, dr. Novita Panggau.










