Skrining Malaria: Kawal Kesehatan Kontingen Sukseskan Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat.

Saturday, 4 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK BINTUNI, newsline.id – Mendukung Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat yang akan diselenggarakan di Kabupaten Teluk Bintuni, pada tanggal 06-10 Juli 2026, Panitia Kabupaten Teluk Bintuni Bidang Kesehatan RSUD Kabupaten Teluk Bintuni, menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh kontingen peserta Pesparani dari kabupaten/kota se-Papua Barat, maupun panitia, sehingga di harapkan pesta iman Katolik ini dapat berjalan dengan aman dan sehat.

Koordinator bidang Kesehatan,  dr. Novita Panggau, SpPD, M.MRS, FINASIM yang juga direktur RSUD Teluk Bintuni, mengatakan tindakan skrining malaria dan skrining kesehatan umum terhadap seluruh anggota kontingen yang tiba di Kabupaten Teluk Bintuni dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipatif, dari Bidang Kesehatan Panitia Pesparani.

“ Langkah ini penting mengingat Kabupaten Teluk Bintuni merupakan salah satu wilayah endemis malaria, sehingga deteksi dini diperlukan untuk melindungi kesehatan para peserta Pesparani selama kegiatan berlangsung serta mencegah potensi penyebaran penyakit” Kata dr. Novita Panggau, via telepon, Jumat(03/07/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut di sampaikan Pelaksanaan skrining akan dimulai hari ini, pada tanggal 03 Juli 2026, diawali dengan skrining kesehatan bagi seluruh unsur panitia. Skrining selanjutnya dilanjutkan bagi seluruh peserta kontingen hingga tanggal 05 Juli 2026.

Tim Kesehatan memeriksa Kesehatan Panitia Kabupaten dan memberikan vitamin guna menjaga kondisi tubuh, tampak bapak Bupati Yohanis Manibuy  ikut dalam cek kesehatan tersebut.

“ Kegiatan skrining kesehatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, guna memastikan pelayanan yang optimal, terkoordinasi, dan sesuai standar kesehatan yang berlaku.” Ibuhnya.

Guna mendukung pelaksanaan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung, Panitia telah memperkuat Tim Kesehatan yang terdiri atas:

  • 4 (empat) orang dokter;
  • 15 (lima belas) orang perawat;
  • 2 (dua) orang sopir ambulans; dan
  • 20 (dua puluh) orang tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni.

“ Dengan kekuatan tim tersebut, Panitia optimis mampu memberikan pelayanan kesehatan yang responsif dan menyeluruh, mulai dari skrining kedatangan, pelayanan kesehatan harian selama kegiatan, hingga kesiagaan penanganan kegawatdaruratan medis.” ungkapnya.

“Kami mengimbau seluruh kontingen yang akan hadir agar bersedia mengikuti prosedur skrining kesehatan yang telah disiapkan, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Kabupaten Teluk Bintuni.” harap koordinator Panitia Pesparani IV Bidang Kesehatan, dr. Novita Panggau.

Berita Terkait

AKBP Hari Sutanto Pamit dari Teluk Bintuni, Bupati: Rasanya Masih Kurang.
Renungan Ibadah Jumat Agung 2026, Gereja St. Yohanis Bintuni: Susu di Balas Tuba
Seminar Peran Masyarakat Adat dalam Investasi di Papua Barat, Wamafma: Jangan kita Wariskan Air Mata.
Pemerintah Perketat Pengawasan Lima Perusahaan Tambang di Raja Ampat
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepuasan Tinggi Warga pada Polisi Berantas Premanisme
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitude 5.0 Guncang Wilayah Cilacap Jawa Tengah.
Tokoh Agama Papua: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Masa Depan Anak-Anak Papua
Pawai Cap Go Meh di Kotamobagu Curi Perhatian
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 4 July 2026 - 00:51

Skrining Malaria: Kawal Kesehatan Kontingen Sukseskan Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat.

Thursday, 2 July 2026 - 19:03

AKBP Hari Sutanto Pamit dari Teluk Bintuni, Bupati: Rasanya Masih Kurang.

Friday, 3 April 2026 - 19:20

Renungan Ibadah Jumat Agung 2026, Gereja St. Yohanis Bintuni: Susu di Balas Tuba

Tuesday, 10 March 2026 - 17:35

Seminar Peran Masyarakat Adat dalam Investasi di Papua Barat, Wamafma: Jangan kita Wariskan Air Mata.

Tuesday, 10 June 2025 - 16:14

Pemerintah Perketat Pengawasan Lima Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Berita Terbaru