Tokoh Agama Papua: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Masa Depan Anak-Anak Papua

Sunday, 16 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jayapura.newsline.id –  Sekretaris Sinode Gereja Kemah Injil Masehi Kingmi Indonesia di Tanah Papua, Pdt. DR. Yones Wenda, mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini sangat penting bagi anak-anak Papua untuk meningkatkan gizi dan kesehatan mereka dalam menunjang pendidikan di sekolah.

“Jika anak-anak kita mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), manfaatnya luar biasa. Gizi mereka akan lebih baik dan mereka akan lebih sehat untuk menjalani pendidikan di sekolah,” ujar Pdt. DR. Yones Wenda, Sabtu/15/2.2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan bahwa program ini sangat membantu keluarga Papua yang memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan adanya MBG, pemerintah memberikan perhatian khusus untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.

“Kami dari tokoh agama Papua sangat mendukung program pemerintah terkait Makan Bergizi Gratis ini. Ini adalah langkah positif yang harus terus dijalankan demi masa depan anak-anak kita,” lanjutnya.

Terkait adanya aksi penolakan terhadap program MBG, Pdt. DR. Yones Wenda menegaskan bahwa aksi tersebut bukan representasi seluruh masyarakat Papua, melainkan hanya dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Ia berharap pemerintah tetap melanjutkan program ini demi kesejahteraan generasi muda Papua.

“Ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin menolak program ini, tetapi itu bukan suara seluruh masyarakat Papua. Kami, sebagai tokoh agama, berharap pemerintah tetap melanjutkan program Makan Bergizi Gratis demi kebaikan anak-anak kami di Papua,” tegasnya.

Berita Terkait

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni
Ibadah Etnik Suku Wamesa, Ayub: Identitas Harga Diri Harus Dipertahankan
84 Ribu Warga Bintuni Tercakup JKN-KIS dan JAMKESDA, Tak Ada Alasan Menolak Pasien
Upaya Pemulangan Pengungsi Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh, Bupati Tinjau Lokasi dan Kesiapan.
Wakil Bupati; Joko Lingara, Buka Sosialisasi Tertib Administrasi Keuangan Daerah Teluk Bintuni 2026.
Workshop Kurasi dan Penyuntingan Sastra Lisan Cerita Rakyat 7 Suku, Libatkan 14 Penulis Lokal Teluk Bintuni.
Pulangkan Pengungsi, Tarik TNI dari Moskona Utara, ‘Secepatnya’
Skrining Malaria: Kawal Kesehatan Kontingen Sukseskan Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:11

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni

Monday, 26 October 2026 - 10:45

Ibadah Etnik Suku Wamesa, Ayub: Identitas Harga Diri Harus Dipertahankan

Wednesday, 21 October 2026 - 13:00

84 Ribu Warga Bintuni Tercakup JKN-KIS dan JAMKESDA, Tak Ada Alasan Menolak Pasien

Friday, 9 October 2026 - 07:52

Upaya Pemulangan Pengungsi Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh, Bupati Tinjau Lokasi dan Kesiapan.

Thursday, 1 October 2026 - 01:13

Wakil Bupati; Joko Lingara, Buka Sosialisasi Tertib Administrasi Keuangan Daerah Teluk Bintuni 2026.

Berita Terbaru