JAYAPURA, newsline.id – Bentrokan antara Mahasiswa Unchen dengan Polisi terjadi ketika aparat kepolisian yang melakukan pengamanan terhadap aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan biaya kuliah di depan Gapura Unchen Waena Jayapura, terlibat gesekan dengan mahasiswa, Kamis, (21/05/2025) ) sekira pukul 10.00 WIT.
Mahasiswa aksi melakukan penutupan palang portal Gapura, dan memaksa mahasiswa lainnya yang sedang mengikuti ujian untuk meninggalkan ruang kelas dan bubar dari kampus. akibat tindakan tersebut, maka aparat yang sedang melakukan pengamanan membuka palang portal gapura tersebut, akibatnya mahasiswa aksi yang tidak mau portal palang gapura di buka, kemudian terlibat tarik menarik palang portal gapura dengan polisi, kejadian tersebut kemudian berlanjut hingga terjadi lemparan batu dari mahasiswa ke aparat yang bertugas.
Aksi lempar-lemparan batu antara polisi dan mahasiswa pun terjadi, akibatnya 4 aparat kepolisian Polresta Jayapura mengalami luk-luka dan satu unit mobil milik Polresta Jayapura dibakar masa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penyampaian aspirasi terkait penolakan kenaikan biaya kuliah sejatinya sudah terlaksana dan telah diterima oleh Wakil Rektor III Universitas Cenderawasih.
“Namun para Mahasiswa yang menggelar aksi tersebut kemudian hendak memberhentikan aktifitas di kampus dengan menutup portal gapura kampus, akhirnya terjadi gesekan bersama aparat Kepolisian yang sedang melaksanakan pengamanan di lokasi,” ungkap AKBP Fredrickus.

“Dari aksi ricuh tersebut, satu unit mobil truck dinas Kepolisian hangus dibakar oleh massa aksi dan empat personel Polresta menjadi korban lemparan batu yang mengakibatkan memar, bocor hingga luka robek, dan kini sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Bhayangkara,” imbuh Kapolresta.
Disampaikan lebih lanjut, meski aksi ini tidak memiliki ijin dari Polresta Jayapura, belum ada mahasiswa dari massa aksi yang diamankan, Pihaknya masih melakukan identifikasi siapa-siapa dibalik aksi ini, dan pelaku pembakaran truck, hingga peleparan batu ke petugas.
” saat ini aparat keamanan yang ada di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan yakni dari Polresta Jayapura Kota dengan dibackup oleh Polda Papua dan Brimob Polda Papua serta rekan-rekan dari TNI yaitu Kodim 1701 Jayapura,” pungkas Kapolresta.
Anggota personel Polresta Jayapura yang terluka akibat lemparan batu dari massa aksi diantaranya, 1(. Kasat Samapta AKP Rischard L. Rumboy,) 2. (Aipda Nursalam,) 3. (Briptu Aan Krisanto) dan 4. ( Briptu Dicky) para korban luka telah menjalani perawatan medis. (Redaksi).










