Ketua Dewan Adat Papua; Palang Memalang itu Biasa, Ini Soal Nilai Manusia, Asal..!!!

Monday, 12 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, newsline.id – Menanggapi persoalan aksi Pemalangan Ruas Jalan akibat peristiwa Kecelakaan, Pemerkaosan, dan Pemb*n*han yang terjadi di Kabupaten Teluk Bintuni, secara beruntun,  Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Daerah Kabupaten Teluk Bintuni Wilayah III Doberay, Yan Viktor Kamisopa, menyampaikan, aksi massa melakukan pemalangan ruas jalan oleh dari keluarga korban merupakan luapan emosi yang tidak bisa di pungkiri di Papua.

Keluarga yang berada di pihak korban tentu akan meminta pertanggungjawaban pelaku untuk membayar denda adat, biasanya itu akan di awali dengan aksi palang memalang dan itu merupakan hal yang biasa di Papua, asal aksi palang itu tidak merugikan orang lain.

“ hal-hal yang terjadi ini mari kita ambil hikmahnya, secara emosi kitorang bisa marah, tetapi kemarahan itu jangan sampai melibatkan orang lain yang jadi korban, memang tuntutan adat tetap, karena bagi orang Papua ini nilai manusia” Kata Yan Kamisopa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto: Polisi Buka Blokade Jalan Poros SP5, Buntut dugaan Kasus Pemerk*saan dan Pemb*nuhan anak usia 11 tahun di Kampung Argosigemerai SP5, Distrik Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (06/10/2026)

Untuk itu Kamisopa menghimbau kepada seluruh masyarakat, anak adat Sisar Matiti, Teluk Bintuni, dan sebagai orang yang beragama hendaknya melihat setiap persoalan yang terjadi dengan baik dan bijaksana, persoalan kriminal hendaknya di bawa kepada pihak yang berwajib yaitu kepolisian, dan hal yang berkaitan dengan adat dapat di selesaikan di dewan adat,

“ sehingga harapannya tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama iyo..” imbuhnya.

Ditambahkan Dewan Adat Papua bersama Lembaga Adat 7 Suku, telah melakukan pendampingan dan mediasi terhadap beberapa persoalan yang terjadi antara keluarga korban dan pelaku dengan melibatkan aparat Kepolisian serta pihak terkait lainnya termasuk Pemerintah Daerah.

Kamisopa juga memberikan apresiasi kepada Pihak Kepolisian Polres Teluk Bintuni, yang telah dengan kerja keras telah menjaga situasi KAMTIBMAS di Kabupaten Teluk Bintuni, relative Aman dan Kondusif.

Berita Terkait

DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan
Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni
Kekerasan S*ksual Korban Anak Marak di Bintuni, Ningsih: “Negara Harus Hadir”
Kasus Yanto Idoorway “Berlarut, ” Polda Papua Barat, di minta Segera Kejar P-21
Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp
Layanan Kesehatan “ Gereja Sehat” Puskesmas Bintuni di Gereja St. Yohanis Kilo 2.
Tim Survei Indeks Keber’Agama’an Kemenag Pusat Tiba di Teluk Bintuni, Deva: Ukuran Keberhasilan Kerukunan.
Tiga Pemuda Ditangkap, Terduga Curanmor di Kampung Idut Bintuni, Dua Masih Pelajar
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 18:41

DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan

Monday, 2 November 2026 - 09:11

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni

Wednesday, 28 October 2026 - 12:00

Kekerasan S*ksual Korban Anak Marak di Bintuni, Ningsih: “Negara Harus Hadir”

Tuesday, 27 October 2026 - 17:57

Kasus Yanto Idoorway “Berlarut, ” Polda Papua Barat, di minta Segera Kejar P-21

Tuesday, 27 October 2026 - 13:27

Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp

Berita Terbaru

Papua Barat

Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp

Tuesday, 27 Oct 2026 - 13:27