BINTUNI, newsline.id – Sebanyak 115 pelajar dan pemuda dari berbagai sekolah, perguruan tinggi, gereja, serta sanggar seni di Kabupaten Teluk Bintuni mengikuti kegiatan Youth Camp atau perkemahan pembinaan karakter selama tiga hari, 26–28 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung di Café To Be, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Senin,(26/10/2026).
Mengusung tema “Pemuda Bangkit, Teluk Bintuni Maju”, kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, didampingi Anggota DPR RI Komisi XII, drg. Alfons Manibui, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Pimpinan dan Angota DPRK Teluk Bintuni dan sejumlah tokoh lainnya.
Youth Camp ini diselenggarakan oleh Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda untuk memperkuat karakter, mengembangkan potensi diri, serta menumbuhkan kepemimpinan dan kepedulian sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengajak seluruh peserta memanfaatkan Youth Camp sebagai kesempatan untuk membangun karakter, mengasah keterampilan hidup, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Ia juga mendorong para peserta untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman dari para narasumber, sekaligus menggali potensi diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Pemuda harus berani bermimpi, tekun bekerja, teguh dalam iman, santun dalam pergaulan, dan siap memimpin melalui keteladanan. Mulailah perubahan dari hal-hal sederhana, seperti membantu teman, menolak perundungan, menjaga kebersihan, dan menghadirkan kedamaian di antara sesama,” kata Yohanis.
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Komisi XII, drg. Alfons Manibui, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi salah satu prioritas utama dalam mewujudkan Kabupaten Teluk Bintuni yang kuat, maju, dan berdaya saing.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah pada masa mendatang tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang dipersiapkan sejak dini.
“ SDM, Inilah yang menjadi titik prioritas yang harus diperhatikan oleh bupati dan kawan-kawan,” ujar Alfons.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Cristin Mustamu, mengatakan Youth Camp merupakan bagian dari komitmen Yayasan Phapeda untuk menyediakan ruang positif bagi generasi muda Teluk Bintuni agar dapat berkembang, berkreasi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membangun karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Para peserta akan mengikuti berbagai materi edukasi, pembinaan karakter, pengembangan diri, serta kegiatan kreatif lainnya bersama para pembicara dan pendamping,” kata Cristin.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Phapeda berharap para pelajar dan pemuda tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, gereja, maupun masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, Muhammad Ikbal; Komandan Kodim 1806/TB, Letkol Inf. Yan Manggala Doli Simanjuntak; Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir; anggota DPRK Teluk Bintuni, Roy Marthen Masyewi dan Ayor Kosepa; Sekretaris Daerah Kabupaten Teluk Bintuni, Ir. Ida Bagus Putu Suratna; serta sejumlah pimpinan OPD dan kepala badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.










