Mahasiswa Pelajar Jayawijaya: Pemerintah Segera Jamin Masyarakat Terdampak Bencana Banjir dan Krisis Kelaparan di Wamena.

Tuesday, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, newsline.id – Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) Menggelar Diskusi Tentang Kondisi Masyarakat di Wamena Yang Mengalami Bencana Banjir dan Krisis Kelaparan, diskusi berlangsung di halaman Asrama Nayak ll, Tanah Hitam Abepura Kota Jayapura Papua, pada Senin (28/04/2025).

Turut dalam diskusi, Ikatan Pelajar Mahasiswa Pemuda Katolik Dekenat Pegunungan Tengah (IPMPKDPT), Himpunan Mahasiswa Pelajar Lani Jaya (HMPLJ), dan puluhan mahasiswa lainnya yang berasal dari Kabupaten Jayawijaya yang ada di kota studi Jayapura.

Diskusi kemudian menghasilkan beberapa poin diantaranya : Membentuk nama Forum, Waktu Pengalangan Donasi, dan Membentuk Posko Sentral Donasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua HMPJ , Naila Siep mengatakan Bencana banjir disebabkan oleh deforestasi hutan dalam skala besar, Merusak hutan konservasi, pembuangan sampah sembarangan, pengambilan bahan material di kali Ueima, dan juga merusak telaga – telaga kudus yang mana dalam mitologi orang Hubula tempat penyimpanan rahasia mereka.

” Apa lagi sekarang ini sumber mata Air kali Balim di Danau Habema /Orang Hubula mengatakan Danau Kudus Yugunopa menjadikan tempat Wisata ini menyebabkan bencana banjir ” ungkap Siep.

Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ), meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, agar segera mengamandemenkan peraturan daerah tentang perlindungan hak – hak Masyarakat Adat.

” Dan Kami juga berharap pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar segera membuat peraturan khusus tentang hutan konservasi / hutan lindung agar mencegah deforestasi dalam jumlah besar ” Imbuhnya.

Siep menambahkan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar segera memberikan jaminan hidup kepada masyarakat selama banjir sampai air surut, dan selanjutnya sampai proses masyarakat menanam, proses perawatan tanaman.
Pemerintah harus memberikan bantuan sosial guna mencegah masyarakat mati kelaparan.

HMPJ sedianya juga akan mengalang dana maupun BAMA demi membantu masyarakat Wamena yang sedang mengalami bencana banjir.” “Selamatkan Manusia dan Tanah Air” (Emanuel H.Boga).

Berita Terkait

Satgas Damai Cartenz 2026 Bongkar Jaringan Pembelian Senjata dan Amunisi KKB Papua.
Isu Penutupan Gereja GKI Immanuel Ifar Gunung, Danrimdam: Mohon Maaf Ini Salah Paham.
Mengenal Sosok Pendeta Pendiri Peradaban Bangsa Papua: Dominee Izaac Samuel Kijne
TNI Berhasil Bebaskan Masyarakat Soanggama dari Cengkraman OPM: Kontak Tembak 14 OPM T*was
Mahasiswa AMPPTAP Tolak Investasi dan Militerisasi di Tanah Papua: Demo Ricuh
Natalius Pigai: Penyelidikan Pelanggaran HAM Papua, Bukan Kewenangan Kementerian HAM
Rektor Universitas Cenderawasih: Tidak ada kenaikan UKT.
Bentrok Mahasiswa Unchen dengan Polisi: 1 Mobil Terbakar 4 orang Luka-luka.
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 15 March 2026 - 22:44

Satgas Damai Cartenz 2026 Bongkar Jaringan Pembelian Senjata dan Amunisi KKB Papua.

Friday, 14 November 2025 - 22:22

Isu Penutupan Gereja GKI Immanuel Ifar Gunung, Danrimdam: Mohon Maaf Ini Salah Paham.

Sunday, 26 October 2025 - 00:42

Mengenal Sosok Pendeta Pendiri Peradaban Bangsa Papua: Dominee Izaac Samuel Kijne

Friday, 17 October 2025 - 18:22

TNI Berhasil Bebaskan Masyarakat Soanggama dari Cengkraman OPM: Kontak Tembak 14 OPM T*was

Wednesday, 15 October 2025 - 22:24

Mahasiswa AMPPTAP Tolak Investasi dan Militerisasi di Tanah Papua: Demo Ricuh

Berita Terbaru