BINTUNI, newsline.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan kesiapan pelayanan publik melalui Apel Bersama yang dirangkaikan dengan evaluasi kinerja, penyampaian laporan akhir tahun, serta persiapan pelayanan masyarakat menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Apel yang dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Jandri Salakory, tersebut berlangsung di halaman Kantor UPT AMB Dinas Perhubungan, SP3 Manimeri, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh unsur pimpinan dan pegawai di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni.
Dalam amanatnya, Jandri Salakory menyampaikan bahwa apel bersama merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal bulan. Selain menjadi sarana konsolidasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta kinerja seluruh jajaran Dinas Perhubungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, fokus utama pada November hingga Desember 2026 adalah pencanangan bulan kerja dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), sekaligus mematangkan persiapan pelayanan transportasi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Pada bulan November sampai Desember ini, kita akan mempersiapkan pelaksanaan pelayanan menjelang Natal dan Tahun Baru. Karena itu, seluruh jajaran wajib menyiapkan langkah-langkah antisipatif, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada momentum hari-hari besar keagamaan,” tegasnya.
Salakory menambahkan, setelah pelaksanaan apel bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rapat pimpinan untuk mengevaluasi seluruh tugas dan tanggung jawab yang telah dilaksanakan selama sepuluh bulan terakhir.
Evaluasi tersebut sekaligus menjadi dasar dalam mempersiapkan penyelesaian program kerja, penutupan tahun anggaran 2026, serta penyusunan rencana kerja dan anggaran untuk tahun 2027.
Terkait program Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru), Jandri Salakory mengungkapkan bahwa program tersebut saat ini sedang dipersiapkan dengan menggunakan sumber pendanaan Otonomi Khusus (Otsus).
Program ini direncanakan untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Teluk Bintuni yang hendak merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga.
“Skemanya mungkin 80:20, karena program ini bersumber dari dana Otsus. Jadi, kita prioritaskan kepada Orang Asli Papua, khususnya masyarakat ekonomi lemah yang memang membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah,” pungkas Jandri Salakory.










