Beginilah Kesan dan Pesan Suryani Kamisopa dan Adolof Mayera, Siswa-Siswi P2TIM-XVII 2025, asal Sumuri Teluk Bintuni.

Wednesday, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesan dan Pesan Siswa-Siswi Lulusan Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni angkatan XVII 2025.

Kesan dan Pesan Siswa-Siswi Lulusan Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni angkatan XVII 2025.

TELUK BINTUNI, newsline.id – Kesan dan pesan  siswa-siswi P2TIM Petrotekno Teluk Bintuni, dalam Rangka Pengukuhan dan Pelepasan Lulusan Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni, Selasa (2204/2025) di Aula Kantor Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas(P2TIM).

Kesan dan Pesan di asmpaikan perwakilan Siswa-siswi dan di sampaikan dalam dua bahasa yakni bahasa Inggris yang disampaikan oleh Suryani Kamisopa Siswi Hospitality dari Sumuri dan di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang di sampaikan oleh siswa Welder, Adolof Mayera dari Tanah Merah Sumuri.

“ Asalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, Syaloom, Om Swastiastu namo Budaya, goodwill greetings all of you.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

I, as a representative of the XVII batch, would like to convey that our lives were different before we became part of P2TIM Teluk Bintuni, we had dreams but we did not know how to realize our dreams, then we found that P2TIM was the path that could lead us to success. Currently we call ourselves:

Pipe Filter, yang tidak hanya memasang pipa, tetapi juga akan menata kehidupan kami,

Elektrician, yang memberitahu kami bahwa arus listrik, juga adalah arus menuju masa depan kami,

Scaffolder, yang memberitahu kami bahwa tower Scaffol itu,akan membantu kami mengapai masa depan.

Welders, kami bukan mengelas logam, tetapi kami akan mengelas kesuksesan kami.

Dan Hospitality, yang memberitahukan bahwa dengan melayani orang lain, kami dapat melayani diri kami sendiri dan masa depan kami.

Siswa-Siswi Lulusan P2TIM Angkatan XVII menyayikan Mars P2TIM Teluk Bintuni

Today we all call ourselves Etherious which means eternal and extraordinary solidarity, we believe that our current achievements, are the result of our solidarity and the extraordinary actions of many people.

Oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih atas tindakan luar biasa pemerintah kabupaten Teluk Bintuni, yang telah membuka Pusat Pelatihan ini, kami berterimakasih atas tindakan luar biasa Menejemen PetroTekno dan P2TIM Teluk Bintuni yang menjamin kesejahteraan kami di pusat pelatihan ini.

Thank you Coaches, Trainers, who always guide us in P2TIM. Thank you all P2TIM staff, Thank you Parents and Family and for all the eternal solidarity and extraordinary actions of fellow Etherious graduates. Thank you to ourselves who have been able to survive until now.

Momen ini bukanlah akhir dari tindakan luar biasa kita, tetapi disinilah awal kita melakukan tindakan itu, seperti dikatakan Aristotheles bahwa “dalam segala hal yang ada di alam,ada sesuatu yang menakjubkan, yang berarti, bahkan dalam aspek kehidupan kita, yang paling biasa sekalipun, akan selalu ada sesuatu yang indah dan menakjubkan”.

So my Etherious Brothers and Sisters, let’s do amazing and best actions, for ourselves, for our families and for the world.” Suryani Kamisopa said excitedly.

Ungkapan Kesan dan Pesan di akhiri dengan sambutan tepukan tangan meriah oleh para Alumni P2TIM, serta tamu undangan. Usai menyayikan lagu Mars P2TIM dan Yel-Yel Pelatihan oleh para alumni, acara di tutup dengan Foto bersama dan Istirahat.(Ichal).

Berita Terkait

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.
Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.
Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan
DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan
Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni
Kekerasan S*ksual Korban Anak Marak di Bintuni, Ningsih: “Negara Harus Hadir”
Kasus Yanto Idoorway “Berlarut, ” Polda Papua Barat, di minta Segera Kejar P-21
Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp
Berita ini 272 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:39

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.

Wednesday, 4 November 2026 - 20:04

Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.

Wednesday, 4 November 2026 - 18:39

Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan

Tuesday, 3 November 2026 - 18:41

DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan

Monday, 2 November 2026 - 09:11

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni

Berita Terbaru