Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.

Wednesday, 4 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, newsline.id – Masyarakat Distrik Weriagar, Kabupaten Teluk Bintuni, secara tegas menyatakan penolakan terhadap keterlibatan kontraktor lokal atau vendor dalam pelaksanaan pembangunan perumahan masyarakat yang merupakan bantuan dari perusahaan migas BP Tangguh.

Penolakan tersebut disampaikan oleh masyarakat dari Kampung Weriagar, Weriagar Utara, Mogotira, dan Tuanaikin, bersama para penerima manfaat, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda dalam rapat yang berlangsung di Balai Kampung Mogotira, Rabu (4/11/2026).

Masyarakat menilai pelaksanaan pembangunan perumahan pada tahap sebelumnya belum memenuhi harapan penerima manfaat. Selain hasil pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kualitas bangunan juga menjadi sorotan karena sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan dalam waktu relatif singkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam berita acara rapat, masyarakat mengungkapkan bahwa pelaksanaan pembangunan sebelumnya dinilai tidak berjalan secara merata. Bahkan, terdapat rumah yang belum dibangun meskipun program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat.

Foto: Masyarakat dari Kampung Weriagar, Weriagar Utara, Mogotira, dan Tuanaikin, bersama para penerima manfaat, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda dalam rapat yang berlangsung di Balai Kampung Mogotira, Rabu (4/11/2026).

“Pembangunan awal itu tidak baik dan tidak merata. Sebagian rumah tidak dibangun karena ada oknum-oknum yang ikut campur dalam pembangunan,” demikian salah satu poin yang tertuang dalam berita acara penolakan masyarakat Distrik Weriagar.

Atas dasar pengalaman tersebut, masyarakat meminta agar pelaksanaan pembangunan perumahan berikutnya ditangani langsung oleh pihak BP Tangguh dengan menunjuk kontraktor yang menjadi kepercayaan perusahaan.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan usulan spesifikasi material bangunan, yakni menggunakan rangka baja ringan dan lantai papan kayu besi. Mereka turut meminta adanya jaminan atau garansi kualitas bangunan hingga sepuluh tahun agar rumah yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi penerima bantuan.

Masyarakat berharap aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak perusahaan, sehingga pembangunan perumahan bagi warga di empat kampung tersebut tidak kembali mengalami persoalan seperti pelaksanaan sebelumnya.

“Masyarakat sudah siap dan menunggu pihak perusahaan secepatnya melakukan pembangunan perumahan di Distrik Weriagar,” demikian pernyataan masyarakat dalam berita acara rapat.

Penolakan terhadap keterlibatan kontraktor lokal atau vendor dalam pekerjaan pembangunan perumahan bantuan BP Tangguh tersebut secara resmi dituangkan dalam berita acara tertanggal 4 November 2026.

Berita acara itu ditandatangani oleh Kepala Kampung Weriagar, Paulinus Sorowat; Kepala Kampung Weriagar Utara, Yanrobert Braweri; Kepala Kampung Mogotira, Frederika Kutanggas; Perwakilan Tokoh Masyarakat, Ibrahim Patiran; serta Perwakilan Penerima Manfaat, Elias Maxs Bauw.

Berita Terkait

Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.
Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan
DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan
Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni
Kekerasan S*ksual Korban Anak Marak di Bintuni, Ningsih: “Negara Harus Hadir”
Kasus Yanto Idoorway “Berlarut, ” Polda Papua Barat, di minta Segera Kejar P-21
Bina Karakter Pemuda Bintuni, Yayasan Phapeda Gelar Youth Camp
Layanan Kesehatan “ Gereja Sehat” Puskesmas Bintuni di Gereja St. Yohanis Kilo 2.
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:39

Tolak Kontraktor Lokal Kerjakan Rumah Bantuan BP Tangguh, Warga Distrik Weriagar: Kualitas Buruk.

Wednesday, 4 November 2026 - 20:04

Tuding Keluarga Terlibat Kematian Yanto Idoorway, Akun Facebook Hizki Kia Dipolisikan.

Wednesday, 4 November 2026 - 18:39

Apel Konsolidasi dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Perkuat Komitmen Pelayanan

Tuesday, 3 November 2026 - 18:41

DWP PUPR Teluk Bintuni Kunjungi Rutan, Berbagi Kasih dengan Warga Binaan

Monday, 2 November 2026 - 09:11

Dekat Dengan Rakyat, Murah Senyum, dan Jejak Kerja Nyata: Sosok Yohanis Manibuy, Bupati Teluk Bintuni

Berita Terbaru