BINTUNI,newsline.id – Launching gerakan “Gereja Sehat” transformasi layanan primer, melalui kemitraan Puskesmas Bintuni dengan Gereja Lahairoi Steirira, berlangsung di Kompleks Pastori Gereja Lahairoi Steirira, Minggu(27/09/2026).
Program kerjasama Gereja dan Puskesmas ini merupakan gerakan pelayanan kesehatan Terintegrasi bagi Jemaat, yang akan berlangsung secara berkelanjutan juga bagi gereja-gereja di wilayah pelayanan Puskesmas Bintuni.
Tim Kesehatan Gereja Sehat,yang terdiri dari kader gereja, program lansia, program TB, program PTM, program Lingkungan, dan program Kesehatan, dan Farmasi, bersama Dokter Anstella, melakukan Pelayanan pemeriksaan kesehatan meliputi berat badan, lingkar pinggang, tinggi badan, cek gula darah, kolestrol, asam urat, dahag, dan lain-lain, kepada bayi balita, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Puskesmas Bintuni, Yeremia Manibuy mengatakan Gerakan Gereja Sehat merupakan sebuah gerakan kemitraan dan bentuk nyata transformasi pelayanan kesehatan primer yang mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, keluarga dan jemaat.
“ selama ini pelayanan kesehatan sering di pahami sebagai pelayanan yang berlangsung di dalam gedung puskesmas, namun melalui trasnformasi layanan primer ini, kita ingin merubah cara pandang tersebut” kata Kapus.
Di katakan pelayanan kesehatan Puskesmas Bintuni, harus hadir lebih dekat, berada di tengah masyarakat, di tengah keluarga, dan di lingkungan gereja, serta hadir di tempat dimana masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari.

Gereja Sehat merupakan bagian dari praktik baik ILP “Bintuni SmartCare” Bintuni SmartCare adalah bentuk pelayanan kesehatan yang Cepat, Mudah, Terpadu, dan Berkesinambungan, dengan melibatkan teknologi, tenaga kesehatan, masyarakat, dan lintas sektor, dengan lima strategi utama yaitu : pertama: Penguatan Jejaring dan Kemitraan Lintas Sektor, kedua: Tata Kelolah dan Kebijakan Terpadu antara Geraja dan Jemaat, ketiga: Intervensi Pelayanan Kesehatan berbasis siklus hidup, keempat; pemberdayaan dan partisipasi jemaat dalam menjaga kesehatan, kelima; edukasi kampanye kesehatan.
“ semua ini kita lakukan dengan tujuan membangun jemaat yang sehat secara fisik, sehat mental, sehat social, dan sehat spiritual” ungkap Kapus.
Sementara itu Wakil Ketua Jemaat Lahairoi Steirira, Alberth Torembi menyambut baik gerakan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas Bintuni bekerjasama dengan Gereja Lahairoi Steirira, disampaikan bahwa kegiatan kemitraan ini sangat bermanfaat dan membatu jemaat gereja Lahairoi Steirira dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
“ kami sangat menerima ya..karena membantu kami warga jemaat untuk pemeriksaan kesehatan, kami sangat berterimakasih kepada Puskesmas Bintuni atas pelayanan kesehatan ini, kami dapat giliran sesuai jadwal yaitu pada setiap minggu ketiga bulan berjalan, harapannya ini bisa berlanjut terus ya..” umgkap Alberth Torembi.










