Mahasiswa KKNT UNIMMAN Gelar Penyuluhan Kepada Ibu Hamil dan Menyusui di Desa Tomoagu

Sunday, 9 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bolmut|Newsline.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) Universitas Muhamadiyah Manado (UNIMMAN) melaksanakan penyuluhan bersama ibu hamil dan menyusui di desa Tomoagu. (9/02/2025

Untuk diketahui bahwa mahasiswa KKNT di desa Tomoagu terbagi atas 2 posko yaitu posko 3 dan posko 4 yang pada pelaksanaan programnya dolakukan dengan cara kolaboratif.

Dalam sambutannya sangadi desa Tomoagu menyampaikan kepada masyarakat yang hadir untuk dapat mengikuti dan dapat mengimplementasikan apa yang didapat dari penyuluhan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kegiatan ini untuk menambah pengetahuan terkait masyarakat dan dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari terhusus ibu hamil dan menyusui”. Ungkap Abdullah Lauma

sementara itu ketua posko 3 Pritty N Lantampung mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan penyuluhan ini adalah salah satu program dari beberap program yang akan kami laksanakan selama kami berada di desa Tomoagu.

“Kegiatan ini adalah program yang kami susun untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan selama proses kehamilan hingga menyusui. Ungkap Pritty

Hal yang sama juga di sampaikan oleh ketua posko 4 Muh. Rafiq Lakali, ia mengatakan bahwa setelah program penyuluhan ini akan ada lagi salah satu program dengan sasaran yang masi sama yaitu untuk ibu hamil, ibu menyusui juga ibu yang memiliki batita dan batita.

“Nanti akan ada lagi program yang kami akan laksanakan yaitu demonstrasi pembuatan nuget dari daun kelor dan ini adalah program terakhir kami selama melaksanakn KKNT di desa Tomoagu. Pungkasnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sangadi desa Tomoagu, Karang Taruna, Ibu hamil, Ibu menyusui dan kader Posyandu. Junardi Mahyun

Berita Terkait

Ular Putih Papua, Ular Paling Berbisa di Dunia, di Bintuni Berwarna Transisi antara Coklat dan Kuning
Forum Linsek Puskesmas Bintuni, Kolaborasi, Identifikasi, dan Solusi Problem Kesehatan.
1202 Penderita HIV-AIDS Teluk Bintuni di dominasi Remaja dan Usia Produktif.
Sekolah Kami Belum Dapat Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejak Diluncurkan. Korwil Bilang Keterbatasan SPPG.
Sosialisasi dan Solusi, Tingkatkan Mutu Pelayanan Puskesmas Bintuni, Kapus Gelar Linsek Lokmin.
Rapat Kerja Cabang III PATELKI Teluk Bintuni, Wakil Bupati Buka secara Resmi.
Terhadap Pro dan Kontra, Tyas: PetroTekno Fokus Memberikan Kontribusi Positif, Silahkan Datang Berikan Masukan, Saran.
Dampak Dusun Sagu Jadi Dusun Besi, Begini Tanggungjawab Genting Oil untuk Sumuri, Beni Bilang Ini Kesempatan Kedua.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 8 February 2026 - 09:46

Ular Putih Papua, Ular Paling Berbisa di Dunia, di Bintuni Berwarna Transisi antara Coklat dan Kuning

Tuesday, 3 February 2026 - 12:51

Forum Linsek Puskesmas Bintuni, Kolaborasi, Identifikasi, dan Solusi Problem Kesehatan.

Thursday, 29 January 2026 - 13:05

1202 Penderita HIV-AIDS Teluk Bintuni di dominasi Remaja dan Usia Produktif.

Monday, 19 January 2026 - 18:27

Sekolah Kami Belum Dapat Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejak Diluncurkan. Korwil Bilang Keterbatasan SPPG.

Wednesday, 24 December 2025 - 04:45

Sosialisasi dan Solusi, Tingkatkan Mutu Pelayanan Puskesmas Bintuni, Kapus Gelar Linsek Lokmin.

Berita Terbaru